Breaking News:

Terkini Internasional

Teror Penusukan Terjadi di Forbury Gardens Inggris, Akibatkan 3 Orang Tewas, Berikut Penuturan Saksi

Teror penusukan terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah. Teror penusukan terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat. 

TRIBUNWOW.COM - Teror penusukan terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Seorang pria berusia 25 tahun telah ditahan karena diduga menjadi pelaku penusukan terhadap pengunjung di lokasi tersebut.

Belum diketahui motif pelaku yang diduga berasal dari Libya tersebut.

Namun polisi Thames Valley memastikan aksi teror tersebut tidak berkaitan dengan protes anti-rasisme "Black Lives Matter" (BLM) yang sempat digelar di lokasi tersebut sebelumnya.

Akibat kejadian tersebut, 3 orang diketahui telah tewas sementara 3 lainnya mengalami luka parah.

Ilustrasi pembunuhan.
Ilustrasi pembunuhan. Seorang pria berusia 25 tahun telah ditahan karena diduga menjadi pelaku penusukan terhadap pengunjung Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020). (Kompas.com)

25 Tahun Lakukan Pemerkosaan Berantai, Pria 51 Tahun Ini Akhirnya Ditangkap, Terkuak dari Jejak DNA

Dilansir bbc.com, Minggu (21/6/2020), seorang saksi mata mengatakan bahwa dia melihat seorang pria bergerak di antara sekelompok orang di taman mencoba menikam mereka.

Laurence Wort (20), yang mengunjungi Reading pada hari itu, mengatakan bahwa jaraknya sekitar 10 meter ketika serangan terjadi.

"Taman itu cukup penuh, banyak orang duduk-duduk minum dengan teman-teman ketika satu orang yang berjalan, tiba-tiba meneriakkan kata-kata yang tidak dapat dipahami. Lalu mendekati sekelompok orang dan berusaha menikam mereka," tutur Wort.

"Dia menikam mereka bertiga dan kemudian berbalik dan mulai berlari ke arahku, ketika kami berbalik dan mulai berlari," imbuhnya.

Pelaku yang tidak dapat mengejar Wort dan kawan-kawan mulai berbalik mencari korban baru.

"Saat menyadari bahwa dia tidak bisa menangkap kami, dia mencoba menusuk kelompok lain," ujar Wort.

"Dia mengenai satu orang belakang leher dan ketika dia menyadari semua orang mulai berlari, dia berlari keluar taman," lanjutnya.

Video Detik-detik PM Inggris Boris Johnson Terlibat Kecelakaan Beruntun saat Hindari Demonstran

Seorang jurnalis lepas yang tinggal di Reading, Claire Gould, mengaku sempat berjalan-jalan di Frobury Gardens pada pukul 18.40.

Ia mengatakan saat melintas, taman tersebut masih terlihat tenang dan sepi.

Tak lama kemudian, Gould mengaku melihat pesawat ambulan mendarat di King's Meadow, sebuah taman lain di dekat lokasi kejadian.

Halaman 1/2
Tags:
Kasus PenusukanInggrisTeror
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved