Breaking News:

Virus Corona

Tuntut BIN Urus Penggoreng Isu Corona, Eks Staf Kepala BAKIN: Kepentingan Pihak Tertentu

Eks staf kepala BAKIN khawatir beredarnya isu Corona adalah hal yang disengaja oleh pihak-pihak tertentu yang nantinya dapat mengganggu stabilitas.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube tvOneNews
Lewat acara KABAR PETANG tvOne, Rabu (17/6/2020), mantan staf kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) Suripto meminta BIN mengurus soal penggoreng isu Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) diketahui memiliki andil dalam membantu pencarian vaksin Corona (Covid-19).

BIN juga pernah menggelar tes massal untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia.

Di sisi lain, mantan staf kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) Suripto meminta agar BIN bisa menjawab soal pihak provokator yang menggoreng isu Covid-19.

Ratusan warga mengikuti rapid test dan swab test Covid-19 massal gratis yang digelar Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, di halaman Gedung Siola, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2020). Mereka yang mengikuti tes Covid-19 tersebut merupakan warga yang telah ditentukan sebelumnya. Tidak hanya orang dewasa, namun juga anak kecil dan lansia turut menjadi peserta.
Ratusan warga mengikuti rapid test dan swab test Covid-19 massal gratis yang digelar Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, di halaman Gedung Siola, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2020). Mereka yang mengikuti tes Covid-19 tersebut merupakan warga yang telah ditentukan sebelumnya. Tidak hanya orang dewasa, namun juga anak kecil dan lansia turut menjadi peserta. Terbaru, ilustrasi partisipasi BIN dalam melawan Covid-19. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

 

Kasus Baru Virus Corona di Indonesia Capai 1.000 per Hari, Pakar Epidemiologi: Belum di Puncak

Permintaan itu ia lontarkan saat menghadiri acara KABAR PETANG, Rabu (17/6/2020).

Suripto mengatakan sudah menjadi tugas dari badan intelijen untuk memberikan jawaban di tengah ketidakpastian peristiwa yang terjadi.

"Menurut saya tugas intelijen itu memberikan jawaban terhadap ketidakpastian suatu keadaan," katanya.

Ia memaparkan ada dua tugas utama yang harus dikerjakan oleh BIN.

Pertama adalah menjawab kapan Covid-19 bisa berakhir.

"Ini yang harus dijawab, yang harus dipecahkan untuk bisa memberikan kepastian , apa itu kepastian? kepastian tentang kapan ini kira-kira masalah wabah ini berakhir itu satu," ujar dia.

Kedua, Suripto meminta BIN memerhatikan sosok-sosok penggorang isu Covid-19.

"Kedua kapan isu-isu ini digoreng dan bisa habis," kata dia.

"Sebab kalau wabahnya sudah habis, sudah hilang, tetapi isunya masih digoreng terus, ini bisa lebih lama lagi."

Menurut Suripto ada kepentingan orang-orang tertentu di balik beredarnya isu terkait Covid-19.

Suripto menuturkan isu Covid-19 sengaja disebar agar terjadi kondisi yang tak stabil.

"Mengapa isu bisa digoreng? Karena ada kepetingan-kepentingan orang-orang tertentu atau pihak-pihak tertentu yang ingin menggoreng isu ini agar supaya terjadi destabilisasi," papar dia.

"Agar terjadi adanya kepentingan-kepentingan di balik itu yang mereka mempunyai agenda sendiri-sendiri."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Badan Intelijen Negara (BIN)CoronaCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved