Breaking News:

Virus Corona

Terjangkit Corona, Pangeran Belgia Justru Didenda Ratusan Juta, Ini Penyebabnya

Pangeran Joachim mengabaikan lockdown dan instruksi untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, dan malah ikut berpesta.

AFP / Dirk Waem
Pangeran Joachim (kiri), Pangeran Amedeo, Putri Laetitia Maria, Putri Astrid dari Belgia dan Pangeran Lorenz dari Belgia berpose saat pemotretan Keluarga Kerajaan Belgia di Kastil Laeken-Laken di Brussels pada 2 September 2012. 

TRIBUNWOW.COM - Tak hanya isolasi diri karena Virus Corona, Pangeran Joachim yang merupakan keponakan Raja Phillippe kini harus membayar denda ratusan juta.

Pasalnya, pangeran Belgia itu kedapatan tertular Virus Corona setelah ikut pesta di Spanyol di tengah lockdown.

Pangeran Joachim awalnya awalnya terbang ke Negeri "Matador" untuk menjalani program magang pada 24 Mei.

Klarifikasi Sekda Bondowoso soal Video Viral Anggap Corona Opini: Jangan Berlebihan

Namun, dia mengabaikan lockdown dan instruksi untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, dan malah ikut berpesta, ujar otoritas Andalusia.

Pangeran tampan berusia 28 tahun itu datang ke pesta dua hari setelah dia datang, yang berakibat dia positif tertular Virus Corona.

Joachim, yang berada dalam urutan kesepuluh ahli waris takhta Kerajaan Belgia, mengaku sudah melanggar aturan karantina di Spanyol.

Karena itu sebagaimana diberitakan New York Post Rabu (10/6/2020), dia didenda 11.800 dollar AS, sekitar Rp 166 juta, oleh pemerintah lokal.

Sang bangsawan mendapat denda maksimum karena sudah melakukan pelanggaran serius.

Jika dibayar dalam kurun 15 hari, dendanya akan dikurangi 50 persen.

Jelaskan Alasan Jokowi Wajibkan Tapera saat Corona, Fadjroel Rachman: Sebenarnya Tak Ada Bebannya

Presiden Andalusia Juanma Moreno mengatakan, tindakan berkumpul hingga 50 orang di tengah wabah Covid-19 tidak dibenarkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved