Virus Corona
Tanggapi Tudingan Jenazah Covid Diperjualbelikan Organnya, Erlina Burhan: Tuduhan Tak Masuk Akal
Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan memberikan tanggapan terkait adanya tuduhan yang mengatakan jenazah pasien Covid-19 organnya diperjualbelikan.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Lailatun Niqmah
Lebih lanjut, Erlina Burhan mengungkapkan bahwa dirinya beserta petugas medis lainnya hanya menjalankan tugas dengan baik dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.
Menurutnya, tujuannya tidak lain hanya untuk kepentingan semua masyarakat, khususnya kepada pihak keluarga supaya tidak terjadi penyebaran Virus Corona.
"Kami hanya petugas kesehatan menyelengarakan jenazah sesuai dengan pencegahan dan pengendalian infeksi," terang Erlina Burhan.
"Tidak ada itu organ diambil, diperjualbelikan, itu sama sekali tidak, dan tidak semudah itu juga itu dilakukan," tegasnya kembali.
"Jadi percayalah bahwa ini demi kepentingan pasien dan keluarga untuk upaya pencegahan."
"Karena kita semua kan berkepentingan untuk jenazah diselenggarakan dengan benar, keluarga terlindungi, dan transmisi kepada masyarakat juga kita bisa hindari," sambungnya.
• Ratusan Pengemudi Ojol Nekat Makamkan Rekannya yang Berstatus PDP, Ternyata Jenazah Positif Corona
Maka dari itu, dirinya berharap masyarakat bisa mengerti dan menerima, termasuk tidak berpikiran negatif terkait pemakaman dengan protokol Covid-19.
Selain itu, ia memastikan bahwa proses pemakaman dari pemulasaran sampai pemakaman sudah sesuai dengan syariat agama.
"Dan tata cara yang kami lakukan pun sudah memenuhi imbauan dari yang dipersyaratkan MUI," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke- 2.10
Erlina Burhan Merasa Perih Corona Disebut Untungkan Dokter
Sebelumnya, Erlina Burhan mengaku sangat prihatin dengan berkembangnya isu-isu negatif terkait Virus Corona.
Terbaru, Erlina Burhan mendengar isu bahwa Virus Corona sebagai konspirasi dari pihak kesehatan.
Dilansir TribunWow.com, Erlina Burhan mengaku merasa perih mendengar hal tersebut.
Hal ini diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club yang tayang di Youtube tvOne, Rabu (10/6/2020).
