Terkini Daerah
Sosok Kakek 70 Tahun yang Diduga Cabuli 8 Anak Laki-laki: Belum Nikah hingga Sering Mondar-mandir
Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi, Jambi digegerkan dengan berita dugaan seorang kakek berinisial IS(70) mencabuli delapan anak
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi, Jambi digegerkan dengan berita dugaan seorang kakek berinisial IS (70) mencabuli delapan anak.
Ketua RT setempat, Edi menceritakan bahwa aksi pencabulan itu terbongkar berawal dari kecurigaan tetangga.
Dilansir TribunWow.com dari Tribun Jambi pada Senin (8/6/2020), mulanya tetangga yang curiga sempat mematai-matai tingkah laku IS.

• Kakek di Jambi Diduga Cabuli 8 Bocah dengan Iming-iming Uang Rp 50 Ribu: Ada Tetangga yang Ngintip
Kecurigaan warga semakin kuat ketika mendapati IS bersama dengan satu di antara korban.
"Ada tetangga yang ngintip, bahwa pelaku sering bersama korban, jadi saksi menyampaikan kepada pihak keluarga untuk ditanya apa yang terjadi antara pelaku dengan korban," jelas Edi
Akibatnya keluarga korban melaporkan hal itu ke Mapolres Muarojambi, Senin (8/6/2020).
Keluarga yang melaporkan itu mengaku khawatir dengan psikologi anaknya.
"Kami merasa dirugikan, ini merupakan perbuatan yang sangat tidak terpuji yang dilakukan terhadap anak kami."
"Anak kami masih belum tau apo-apo, takutnya dengan kejadian ini akan mempengaruhi psikologi anak kami, kami lapor supaya kasus ini tidak terulang pada anak-anak yang lain," terang Edi.
Dibujuk dengan Rp 50 Ribu
Edi menceritakan kakek yang belum pernah menikah itu juga membujuk para korbannya dengan iming-iming Rp 50 rupiah.
Berdasarkan dari keterangan keluarga korban, kakek itu bahkan telah melakukan aksi bejatnya bukan satu atau dua kali.
"Korban dibujuk dan diming-iming uang senilai Rp 50 ribu, supaya korban mau melakukan aksi bejat dari pelaku tersebut," ungkapnya.
Selain itu, kakek itu juga terlihat sering mondar-mandir.
Edi menceritakan keluarga korban sering heran mengapa anak-anak itu bisa memegang uang Rp 50 ribu
"Kakek tu sering mondar-mandir mencari anak-anak, kemudian saya melihat anak saya memegang uang senilai Rp 50.000," ujarnya.
"Setelah saya dalami keterangan dari anak saya, duit tersebut didapatkan dari pelaku. Rupanya anak- anak dibujuk dan diberi uang untuk melakukan perbuatan keji tersebut," jelas dia.
Saat melaporkan aksi kakek itu, rupanya enam korban juga dibawa ke Mapolres.

Belum Ditangkap
Sementara itu, Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto mengatakan pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut masalah ini.
Ia juga telah melakukan pengamanan di rumah kakek itu untuk menghindari amukan massa.
"Masih kita dalami atas laporan tersebut, saat ini kita juga melakukan pengamanan terhadap tersangka di rumahnya agar tidak menjadi korban amukan massa," jelas AKBP Ardiyanto.
AKBP Ardiyanto menerangkan dirinya belum bisa menangkap kakek itu karena perlu proses lebih lanjut.
"Kepolisian tidak serta-merta melakukan penangkapan terhadap pelaku, karena ada proses yang harus dilakukan, nanti jika memang terbukti baru kita lakukan penangkapan," jelasnya.
Jika terbukti, IS terancam undang-undang pelecehan seksual dan perlindungan anak.
"Jika ini terbukti maka pelaku kita kenakan sangsi hukum tentang undang-undang pelecehan seksual dan perlindungan anak dibawah umur," ujar AKBP Ardiyanto. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Artikel ini diolah dari Tribunjambi.com dengan judul Predator Anak di Jaluko, Orang Tua Kaget setelah Mengintip Kakek IS, 8 Bocah Jadi Korban dan Kompas.com dengan judul "Kakek 70 Tahun Diduga Lecehkan 8 Remaja, Terungkap Saat Diintip Tetangga"