Breaking News:

Virus Corona

5 Arahan Jokowi soal New Normal: Jika Terjadi Peningkatan Kasus Baru Covid-19, Ada Pengetatan Lagi

Presiden Jokowi memberikan 5 arahannya terkait penerapan New Normal atau kenormalan baru.

Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas yang diunggah oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (27/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahannya terkait penerapan New Normal atau kenormalan baru.

Dikutip TribunWow.com dari laman Setkab.go.id, Rabu (10/6/2020), Jokowi mengingatkan supaya penerapan New Normal harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati.

"Jangan sampai ada kesalahan kita memutuskan sehingga terjadi kenaikan kasus di sebuah daerah karena tahapan-tahapan tidak kita kerjakan secara baik,” kata Jokowi saat melakukan kunjungan ke Kantor Gugus Tugas Covid-19 Grha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Pamor Anies Kalah dari Ganjar dalam Survei Pilpres 2024, Mardani Ali: Enak Tuh, dari Jokowi Langsung

Dalam kesempatan itu, Jokowi setidaknya memberikan lima arahannya soal pemberlakuan New Normal.

Pertama, Jokowi mengingatkan supaya ada prakondisi yang ketat sebelum penerapan New Normal.

"Ini yang paling penting sosialisasi kepada masyarakat itu harus masif sehingga bagaimana mengenai penggunaan masker, mengenai jaga jarak, mengenai cuci tangan, mengenai jangan masuk ke kerumunan atau keramaian yang terlalu padat,” kata Jokowi.

Jokowi menambahkan agar imbauan ini terus disampaikan kepada masyarakat.

Tujuannya, kata Jokowi, supaya masyarakat benar-benar memahami dan siap saat pemberlakuan New Normal nanti.

”Saya juga sudah perintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin, untuk mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan,” ujar Jokowi.

Kedua, Jokowi mengingatkansoal penentuan waktu dalam menerapkan New Normal.

”Ini penting sekali, kapan timing-nya, ini penting sekali. Ini harus tepat. Kalkulasinya, hitungan-hitungannya berdasarkan data dan fakta lapangan yang ada,” tegas dia.

Ia juga menyampaikan untuk memperhatikan juga tingkat kepatuhan masyarakat dan memastikan manajemen di daerah siap/tidak melaksanakan.

”Kemudian juga hitung kesiapan daerah dalam, ini yang berkali-kali saya sampaikan, dalam pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan yang ada. Ini benar-benar semuanya harus kita hitung dan kita pastikan,” ujarnya.

Ketiga, Jokowi menekankan soal prioritas.

”Tidak semua langsung kita buka, tidak. Sektor dan aktivitas apa yang dimulai dibuka secara bertahap," kata Jokowi.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
JokowiVirus CoronaNew Normal
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved