Terkini Nasional
Harapan di 2024 setelah Jokowi, Refly Harun Sampaikan 4 Syarat Jadi Pemimpin: Jenis Manusia Ada Tiga
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengungkapkan harapannya untuk pemerintahan selanjutnya tahun 2024 mendatang, yakni setelah kepemimpinan Jokowi.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Tujuannya tidak lain hanyalah untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan negara.
"Tetapi kadang-kadang saya merasa yang direkrut itu tidak berintegritas walaupun pandai," kata Refly Harun.
"Jadi yang terjadi adalah orang-orang di seputar lingkar kekuasaan itu bukan orang-orang yang ingin membuat negara ini baik, tetapi yang ingin katakanlah mencuri atau mencari rantai kekuasaan," jelasnya.
Oleh karenanya, Refly Harun berharap pemimpin yang akan datang mempunyai kriteria yang baik seperti yang sudah dijelaskan tadi.
Dirinya menambahkan kriteria lainnya adalah mau menerima kritik yang membangun dari masyarakat.
Dan termasuk amanah dan bisa memenuhi semua janjinya.
"Jadi mudah-mudahan yang menjabat itu orang-orang yang tadi, memang bernyali memberantas korupsi, merekrut orang yang terbaik, tidak anti kritik, memenuhi janjinya," pungkasnya.
• UAS Ungkap Alasan Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Refly Harun: Munculnya UAS Bisa Ubah Peta Politik
Simak videonya mulai menit ke-6.38:
Abdul Somad Minta Refly Harun Calonkan Diri Jadi Presiden
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dan tokoh agama Ustaz Abdul Somad terlibat dalam perbincangan seru terkait pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Refly yang tengah menyebutkan calon-calon presiden jagoannya, menolak ketika Ustaz Abdul Somad memintanya ikut mencalonkan diri.
Sambil tertawa, ia mengatakan tidak memiliki modal secara materi maupun secara sosial karena bukanlah tokoh agama.
Refly mengaku hanya bisa menjadi imam bagi keluarganya saat salat.
Ustaz Abdul Somad menanggapi dan menjulukinya imam new normal yang kemudian membuat keduanya tergelak.
Momen tersebut direkam dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (6/6/2020).