Terkini Nasional
Soal Fadjroel Rachman, Refly Harun Berharap Erick Thohir Lihat YouTube Miliknya: Rangkap Jabatan
Seusai memprediksikan Fadjroel Rachman kembali menjadi komisaris, Refly Harun berharap Erick Thohir bisa mendengar kritikan soal rangkap jabatan.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Saat video itu diunggah, Refly masih belum mengetahui bahwa Fadjroel ternyata akan menjadi komisaris Waskita Karya.
Dirinya waktu itu berharap agar Fadjroel tidak rangkap jabatan.
"Siapa tahu karena itu kita tidak boleh suudzon, kita lihat saja mudah-mudahan harapannya benar yang bersangkutan ditempatkan hanya sebagai juru bicara," terangnya.
"Konsekuensinya memang tidak mendapatkan penghasilan yang besar," imbuh Fadjroel.
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman baru saja dicopot dari posisinya sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya Tbk (Persero) pada Kamis (4/6/2020).
Tak berselang lama, pada Jumat (5/6/2020), Fadjroel kembali diangkat menjadi komisaris namun di BUMN yang berbeda, yakni Komisaris PT Waskita Karya Tbk (Persero).
Prediksi Jadi Nyata
Pada segmen sebelumnya, Refly telah menduga bahwa Fadjroel akan menempati posisi komisaris di suatu BUMN.
Lewat akun YouTube-nya, Refly Harun, awalnya ia meragukan apakah Fadjroel dicopot karena memang akan fokus menjadi juru bicara presiden.
Refly menduga kuat Fadjroel justru akan dipindahkan ke BUMN lain yang memiliki posisi lebih baik dibandingkan seblumnya.
"Pertanyaannya adalah benarkah dia dicopot agar bisa berkonsentrasi sebagai Juru Bicara Presiden yang pasti sibuknya minta ampun atau dia akan ditempatkan ke BUMN yang jauh lebih empuk," papar dia.
• Kecewa soal Rangkap Jabatan Wamen, Refly Harun Puji Susi-Erick Thohir: Mereka Rela Hilang Kesempatan
Mantan komisaris utama Pelindo I itu bahkan telah menduga bahwa Fadjroel akan ditempatkan sebagai komisaris.
"Mungkin tidak dengan jabatan sebagai komisaris utama, cukup komisaris yang barangkali tidak terlalu aktif dibandingkan kalau menjadi komisaris utama," ujarnya.
Refly kemudian menjelaskan bahwa banyak pejabat di dalam Istana yang memang memiliki rangkap jabatan.
"Biasanya mereka-mereka yang di inner circle (lingkar dalam) kekuasaan itu memang rata-rata mendapatkan jabatan yang empuk," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/lewat-kanal-youtube-miliknya-jumat-542020-pakar-hukum-tata-negara.jpg)