Virus Corona
Penjelasan Dokter soal Apakah Obat Batuk Bisa Mencegah Virus Corona, Sarankan Konsumsi Madu
Dokter Spesialis Penyakit Dalam menjelaskan apakah obat batuk atau sirup anti radang bisa mencegah Virus Corona.
Penulis: Vintoko
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSPAD Gatot Subroto, Dokter Soroy Lardo memberikan penjelasannya apakah obat batuk atau sirup anti radang bisa mencegah Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Jumat (5/6/2020).
Mulanya, pembawa acara menanyakan pertanyaan dari warganet soal obat batuk atau sirup anti radang bisa mencegah Virus Corona.
"Apakah dengan mengkonsumsi obat batuk atau sirup anti radang bisa mencegah Covid?," tanya pembawa acara mengutip pertanyaan akun @heru_kris28.
• UPDATE Virus Corona di Indonesia Sabtu 6 Juni 2020: Bertambah 993, Jumlah Kasus Positif Capai 30.514
Menanggapi hal itu, Soroy Lardo mengatakan penggunaan obat batuk hanya untuk mengatasi yang bersifat gejala saja atau symptomatic.
Soroy Lardo justru menyarankan agar seseorang mengonsumsi madu untuk mencegah Virus Corona.
Menurutnya, madu mengandung antibiotik yang dapat membunuh kuman termasuk Virus Corona.
"Prinsipnya begini, jadi kita harus mengonsumsi suatu bahan yang dapat berfungsi sebagai antibiotik dan pembunuh kuman, salah satu yang fungsi itu adalah madu," jelas Soroy Lardo.
"Jadi madu itu kalau kita konsumsi secara rutin, dia punya sifat antibiotik dan membunuh kuman. Nah obat-obat batuk itu hanya untuk symptomatic," sambung dia.
• Sempat Disebut Zona Hitam, Surabaya Kini Catat 519 Pasien Positif Covid-19 Sembuh Hanya dalam 5 Hari
Soroy Lardo lantas menjelaskan penggunaan madu untuk mencegah Virus Corona.
Dijelaskannya, madu bisa dicampur dengan larutan oralit.
"Sebenarnya saya belajar dari guru saya, jadi guru saya itu seorang farmakolog. Itu dia mencampur madu asli dengan oralit, itu dikumur-kumur, pagi hari dua tiga kali. Dengan adanya oralit itu jadi NaCl akan terurai menjadi asam fluorida, lebih asam, sehingga makin asam itu potensi membunuh kuman itu akan lebih besar," urai Soroy Lardo.
Soroy Lardo menegaskan Covid-19 menyebar melalui saluran hidung, oleh karena itu harus dilindungi dari segala macam virus.
"Kita harus tahu bahwa Covid-19 itu menyebarnya adalah lewat saluran hidung dan saluran tenggorokan atau mulut. Jadi itu harus kita proteksi," kata dia.
"Satu lagi kita juga mengajurkan penggunaan Betadine Nasal Spray, itu bisa satu kali sehari ke hidung, untuk memproteksi dari kuman kalau enggak ada, kita punya betadine kumur. Betadine kumur itu pakai kasa steril itu dilipat-lipat kemudian dimasukkan ke lubang hidung, ditunggu 1-2 menit, baru dicabut," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-coronacovid-19.jpg)