Breaking News:

Virus Corona

Mahfud MD Akui Penerapan New Normal Timbulkan Kontroversi: Tapi Kalau Menunggu Tak Ada Habisnya

Dia mencontohkan perihal pembatasan jamaah di rumah ibadah yang ternyata menimbulkan perdebatan di kalangan internal.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
Instagram@mohmahfudmd
Menko Polhukam Mahfud MD, Minggu (5/4/2020). Mahfud MD dalam halal bihalal Ikatan Alumni Universitas Brawijaya secara virtual, Sabtu (6/6/2020), mengungkap bahwa penerapan kebijakan new normal oleh pemerintah memang menimbulkan kontroversi. 

TRIBUNWOW.COM - Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap bahwa penerapan kebijakan new normal oleh pemerintah memang menimbulkan kontroversi.

Namun pihaknya tak mau ambil pusing karena menurutnya kontroversi tak pernah ada habisnya.

Dia mencontohkan perihal pembatasan jamaah di rumah ibadah yang ternyata menimbulkan perdebatan di kalangan internal sendiri, baik dari tokoh agamanya hingga masing-masing pondok pesantren.

Banyak Pelanggar Protokol, Mahfud MD Akui Masyarakat Sulit Tertib: Mau Ditembak Juga Enggak Boleh

Mahfud MD Cerita Dipanggil Jokowi Bersama 3 Menko Bahas Corona: Dikurung Terus, Orang Bisa Frustasi

"Memang ada kontroversi, tapi kalau menunggu kontroversi itu tidak ada habisnya," ujar Mahfud, dalam halal bihalal Ikatan Alumni Universitas Brawijaya secara virtual, Sabtu (6/6/2020).

"Mau rumah ibadah dibatasi atau tidak, ternyata MUI-nya sendiri bertentangan, tokoh agamanya ada setuju tapi ada juga yang menolak, pondok pesantren ini setuju, pondok pesantren sana nggak setuju," sambungnya.

Bahkan, Mahfud mengungkap perbedaan juga timbul di antara kalangan dokter.

Dia menuturkan pernah melihat adanya silang pendapat yang muncul dari dokter yang sama-sama berada dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut mengatakan kontroversi tak akan pernah ada habisnya.

Bahas Persiapan Buka Kampus saat Terapkan New Normal, Mahfud MD: Protokol Kesehatan Tetap Nomor Satu

Namun, ia menegaskan seharusnya perbedaan dilihat sebagai sebuah keniscayaan.

Dia menilai pentingnya pemerintah sebagai penengah dan pengambil keputusan untuk mengatasi perbedaan antara masyarakatnya.

"Tapi disitulah perlunya ada pemerintah. Pemerintah itu dibentuk untuk mengatasi perbedaan antara manusia, untuk mengambil keputusan," kata Mahfud.

"Sekarang pemerintah mengambil keputusan new normal dengan segala protokolnya dan itu berlaku dengan sesuai keadaan masing-masing daerah."

"Itu semua sudah diatur supaya kita bisa bergerak, tetapi tetap tidak merusak kohesi sosial kita," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul New Normal Timbulkan Kontroversi? Menko Polhukam Beberkan Ini

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Mahfud MDNew NormalCoronaCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved