Virus Corona
PSBB Jakarta Masuk Masa Transisi, Riza Patria Jelaskan Protokol Salat Jumat di Masjid: Wudu di Rumah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan protokol kesehatan yang diterapkan untuk ibadah di masjid.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan protokol kesehatan yang diterapkan untuk ibadah di masjid.
Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan mengumumkan DKI Jakarta akan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama Juni 2020.
PSBB fase tambahan ini akan menjadi masa transisi di mana beberapa sektor sudah mulai dapat beroperasi kembali.

• Sampaikan Dua Syarat Pelonggaran PSBB Transisi, Anies Baswedan: Jangan Kita Kembali Lagi
Dilansir TribunWow.com, Riza Patria menjelaskan kegiatan ibadah sudah dapat dilakukan kembali dengan protokol kesehatan tertentu.
Awalnya ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu euforia dan berlebihan dalam menyambut pelonggaran PSBB.
"Di hari pertama itu hari yang sangat krusial. Pertama, ada euforia orang yang sudah dua bulan lebih di rumah ingin keluar," kata Ahmad Riza Patria, dalam tayangan Kompas TV, Kamis (4/6/2020).
"Kedua, kebetulan jatuhnya hari Jumat. Orang yang selama Ramadan, selama hari-hari biasa di masjid, ini tidak di masjid," lanjutnya.
Ia khawatir pada pelaksanaan salat Jumat jemaah akan membludak dan menimbulkan potensi penularan baru.
"Jadi orang-orang ingin ke masjid, seolah-olah seperti Jumat pertama yang luar biasa," ungkap Riza.
"Ini potensi terjadi penularan," tambahnya.
Riza Patria kemudian menyampaikan sejumlah protokol kesehatan yang dianjurkan demi mencegah penularan virus.
"Kalau bisa wudunya di rumah. Jangan wudu di masjid atau di musala," imbau Riza.
"Kemudian bawa sajadah sendiri. Bawa kantong kresek untuk menaruh sandal dan sepatu," lanjutnya.
• Ungkap Tiga Jenis Vaksin, Pandu Riono Setuju PSBB Jakarta Diperpanjang: Tak Mungkin Sekap Penduduk
Ia mengimbau setiap masjid dapat melakukan protokol kesehatan dan mengawasi setiap jemaah yang masuk.
"Kemudian nanti protokol Covid-19 dilaksanakan. Memakai masker, thermo gun, cuci tangan dengan sabun, disinfektan," jelas Riaza.