Virus Corona
Harapan Menkominfo Johnny Plate untuk PSBB Transisi Jakarta, Sebut Bisa Jadi Barometer Dunia
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G. Plate memberikan tanggapan soal penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Simak videonya mulai menit ke- 13.53
Kinerja Pemerintah DKI soal Corona Dapat Apresiasi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
• Riza Patria Ingatkan Corona Justru Bisa Makin Parah di PSBB Transisi Jakarta: Potensi Lebih Tinggi
Dilansir TribunWow.com, Yurianto menilai langkah yang dilakukan Pemprov DKI untuk menangani atau mengendalikan Covid-19 sudah tepat.
Hal ini disampaikan Yurianto dalam tayangan Youtube Refly Harun, Jumat (5/6/2020).

• Jelaskan Arti PSBB Sebenarnya, Yurianto: Jangan Digiring Jadi Pembatasan Ekonomi Berskala Besar
Menurutnya, langkah tepat yang sudah dilakukan oleh Pemprov DKI tentunya memberikan hasil yang positif.
Dirinya mengaku penilaian tersebut dilakukan secara objektif, yakni dengan melihat perkembangan kasus di Jakarta.
Mulai dari berkurangnya kasus baru, hingga angka kematian menurun.
"Ya pasti, keberhasilan yang dilakukan karena langkah yang benar kan, kalau tambah enggak benar ya langkahnya tidak tepat," ujar Yurianto.
"Tetapi kalau kita lihat kinerja DKI sudah bagus karena kita punya data objektif yang memperlihatkan bahwa kasus terkendali, sebaran berkurang, angka kematian turun," jelasnya.
Yurianto kemudian membantah jika Pemprov DKI tidak sejalan dengan Pemerintah Pusat atau mempunyai kebijakan sendiri.
Menurutnya, keberhasilan DKI Jakarta dalam menurunkan kasus Virus Corona juga tidak terlepas dari sinergi dengan pusat.
Ia menilai, hanya Pemprov DKI tentu mempunyai cara tersendiri untuk mengembangkan kebijakan dari pusat tersebut.
• Ungkap Beda Istilah PSBB dengan Anies, Pakar Kesehatan Soroti Rencana New Normal: Itu Keniscayaan
"Itu adalah indikator-indikator bahwa sudah sesuai, sudah inline," kata Yurianto.
"Tetang style ya tentunya kan disesuaikan dengan kondisi di DKI, karena cara yang dibuat oleh DKI tidak mungkin sama diterapkan di provinsi lain," sambungnya.