Terkini Daerah
Video Detik-detik Ibu di Wakatobi Ngamuk karena Tak Dapat Bansos, Kepala Desa Beri Penjelasan
Video detik-detik warga Wakatobi mengamuk karena tidak mendapatkan bantuan sosial atau bansos dari pemerintah.
Penulis: Vintoko
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Video yang memperlihatkan seorang warga Wakatobi, Sulawesi Tenggara, mengamuk di kantor Desa Liya Mawi karena tidak mendapatkan bantuan sosial atau bansos dari pemerintah viral di media sosial.
Dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube KompasTV, Kamis (4/6/2020), ibu rumah tangga itu marah karena tak mendapat bansos dari pemerintah terkait pandemi Virus Corona atau Covid-19.
Dalam video, ibu itu tampak membalikkan meja panjang, dan kursi hingga harus sampai dipegangi warga lainnya.

• Viral Video 100 Orang Bawa Senjata Tajam Ambil Paksa Jenazah PDP Corona, RS Relakan Tak Ingin Cekcok
Warga yang berada di kantor desa mencoba menenangkan, namun sang ibu terus mengamuk hingga melempar kursi fasilitas kantor desa.
Menanggapi kemarahan warganya, sang kepala desa berdalih bahwa warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial adalah karena tidak memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin.
Kepala Desa Liya Mawi, La Ode Saifudin Hanan mengatakan ibu yang diketahui bernama WA Tini itu tidak memenuhi kriteria penerima bansos.
"Karena saya baru dilantik setelah proses pencairan BLT DD itu," kata La Ode Saifudin Hanan.
"Menurut perangkat saya, WA Tini itu tidak memenuhi syarat 9 kriteria itu."
"Sehingga dia diusulkan ke dinas sosial untuk mendapatkan penerima BST dari pemda," imbuh dia.

Sementara itu, WA Tini menduga tak mendapat bansos karena memiliki pilihan berbeda soal kepala desa.
"Pertanggungjawabannya di rakyatnya tidak ada sama sekali," ucapnya.
• Jelang New Normal, Jusuf Kalla Minta Tempat Ibadah Dibuka Terlebih Dulu ketimbang Mal
Ia mengaku tidak mendapatkan semua bantuan, baik BLT atau BST maupun bansos lainnya.
"Tidak, saya tidak dapat bantuan, tidak ada, kosong semua," ungkapnya.
"Makanya saya ini, saya bilang 'Mungkin saya ini korban dari pemilihan kepala desa'."
"Saya ini korban dari pemilihan kepala desa, makanya saya tidak dapat ini (bansos)," sambungnya.
Simak videonya:
(TribunWow.com)