Virus Corona
Ungkap Penyebab Kasus Positif di Jawa Timur Terus Meningkat, Epidemiolog: Ada Dua Faktor
Epidemiolog dari FKM UI, Pandu Riono, membeberkan analisis penyebab kasus harian Covid-19 di jawa Timur terus melonjak.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
Pandu kemudian menyoroti status pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) yang menurutnya masih harus ditetapkan di Jawa Timur.
Pasalnya, dengan peningkatan kasus positif Covid-19 harian tersebut, Jawa Timur dinilai belum bisa mengendalikan pandemi di wilayahnya.
"Jatim belum memenuhi syarat utama dari epidemiologi (untuk melakukan pelonggaran batasan), bahwa penularan belum terkendali," tandas Pandu.
Diketahui, pada Minggu (31/5/2020), total penambahan kasus positif Covid-19 baru di Indonesia ada sebanyak 700 kasus.
Sehingga, total kasus keseluruhan selama ini menjadi sebanyak 26.473 kasus.
Adapun jumlah kasus baru terbanyak datang dari daerah Jawa Timur dengan penambahan kasus sebanyak 244 kasus.
Data ini menunjukkan bahwa provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan peningkatan kasus harian tertinggi di Indonesia.
Adanya Klaster Penyebaran
Provinsi Jawa timur menjadi satu diantara daerah dengan penambahan kasus positif Virus Corona yang masih tinggi.
Hal ini disinyalir karena adanya penularan dari sejumlah klaster besar yang ada di wilayah tersebut.
Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus telah meminta jajarannya untuk memberikan perhatian secara penuh untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Jawa Timur.
Sesuai instruksi presiden, jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah memberikan dukungan berupa dana operasional dan alat-alat medis.
Sementara itu, Ketua Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengungkapkan alasan Jawa Timur masih terus memiliki penambahan kasus yang tinggi.
Menurutnya hal ini merupakan perkembangan penularan dari klaster-klaster besar yang ada di Jawa Timur.
"Jawa Timur ini termasuk daerah yang potensi dari klaster tertentu sangat tinggi. Antara lain dari Gowa, kemudian jemaah tabligh, termasuk juga yang berasal dari dalam yaitu Pesantren Temboro dan Pabrik Sampoerna," ungkap Doni.