Terkini Nasional

Soal Batalnya Seminar Pemecatan Presiden, Pengamat Kritik Pemerintahan Jokowi: Ada Pengalihan Isu

Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio angkat bicara soal pembatalan diskusi pemecatan presiden di masa pandemi di UGM.

YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne
Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio saat hadir dalam tayangan YouTube Apa Kabar Indonesa tvOne, Sabtu (30/5/2020). Hendri Satrio angkat bicara soal pembatalan diskusi pemecatan presiden di masa pandemi yang diselenggarakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio angkat bicara soal pembatalan diskusi pemecatan presiden di masa pandemi yang diselenggarakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dilansir TribunWow.com, Hendri Satrio justru menganggap isu soal kebebasan berpendapat itu hanya menjadi pengalihan isu atas wabah Virus Corona.

Namun, ia menyebut isu-isu yang dibuat itu tetap gagal menggeser fokus publik terhadap dampak Virus Corona pada bidang ekonomi.

Hal itu disampaikan Hendri Satrio melalui kanal YouTube Apa Kabar Indonesa tvOne, Sabtu (30/5/2020).

Presiden Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Stasiun MRT MH. Thamrin, Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Presiden Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Stasiun MRT MH. Thamrin, Jakarta, Selasa (26/5/2020). (YouTube Sekretariat Presiden)

Jokowi Minta Penerapan New Normal di Sekolah Tak Grasa-grusu, Muhadjir: Resikonya Terlalu Besar

Pakar UI Anggap Keputusan Jokowi soal New Normal Bisa Berbahaya: Masyarakat Sakit Siapa yang Kerja?

Pada kesempatan itu, mulanya Hendi Satrio menyinggung soal terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden untuk kedua kalinya.

"Bisa saja ini masalah komunikasi, porsinya ada tidak besar tapi tidak dikomunikasikan," ucap Hendri.

"Akibatnya apa buat Pak Jokowi? Ya enggak ada, terbukti dia sudah terpilih."

Hendri lantas menyorooti soal penegakan demokrasi hingga pemberantasan korupsi di era Jokowi.

Terkait hal itu, ia pun membandingkan era kepemimpinan Jokowi dengan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Tapi hal ini bisa menimbulkan kerinduan bagi rakyat Indonesia terhadap sosok presiden yang mengutamakan tiga hal tadi, demokrasi, penegakan HAM dan pemberantasan korupsi," kata Hendri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved