Viral Medsos
Klarifikasi soal Video Sosialisasi 'Kawin Boleh, Hamil Jangan' Puskesmas Purwoyoso yang Viral
Sebuah video sosialisasi menunda kehamilan di tengah pandemi Covid-19 viral di media sosial.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video sosialisasi menunda kehamilan di tengah pandemi Covid-19 viral di media sosial.
Sosialisasi tersebut satu di antaranya disampaikan oleh seorang petugas Puskesmas Purwoyoso, Kamis (28/5/2020).
Petugas itu tampak menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara di dalam sebuah mobil yang tengah berkeliling.
Namun, penyampaian imbauan yang berisi tentang penundaan kehamilan di tengah pandemi Covid-19 bagi ibu-ibu, khususnya di Kelurahan Purwoyoso RW 003, ini dinilai tidak tepat sasaran hingga menjadi viral.
• Kronologi Bapak 2 Anak Nekat Perkosa Gadis di Bawah Umur, Dipergoki Istri dan Berdalih karena Cinta
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menuturkan, sosialisasi yang dilakukan petugas Gasurkes KIA tersebut adalah bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19 untuk ibu hamil.
Sosialisasi tersebut, lanjut Hakam, meneruskan imbauan dari BKKBN pusat terkait tunda kehamilan selama pandemi Covid-19.
Penundaan kehamilan bertujuan untuk menghindari komplikasi kehamilan dan kelahiran selama pandemi.
“Kami akui, bahasa sosialisasi petugas kami terlalu apa adanya. Hal tersebut menjadi koreksi kami ke depan dalam melakukan sosialisasi."
"Tapi, pada dasarnya, tidak ada maksud apa pun selain untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," kata Hakam, Kamis (28/5/2020).
Untuk itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan karena viralnya video sosialisasi tersebut.
Kendati demikian, Hakam meminta masyarakat untuk tidak khawatir, terutama ibu yang sedang mengandung.
• Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter, Pemkot Surabaya Sebut Sudah Kirim Bantuan ke 50 RS
“Sampai saat ini, belum ada bukti janin yang ada di dalam kandungan bisa tertular dari ibu yang positif Covid-19. Namun, upaya pencegahan tetap dilakukan."
"Terus lakukan upaya pencegahan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Gunakan masker saat terpaksa keluar rumah dan tetap jaga jarak aman," ujar dia.
Seperti diketahui, di dalam video berdurasi 55 detik itu tampak petugas Puskesmas Purwoyoso mengingatkan ibu-ibu untuk jangan hamil dulu, tetapi kawin boleh.
"Bu, kami dari Puskesmas Purwoyoso Dinas Kesehatan Kota Semarang ingin mengimbau untuk ibu-ibu di Kelurahan Purwoyoso, khususnya di RW 003 untuk jangan hamil dulu nggeh di masa pandemi ini.