Virus Corona
Berbeda dengan PSBB, 'New Normal' Kini Dijaga Aparat TNI Polri, Ali Ngabalin: Jokowi Memerintahkan
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan pengerahan aparat TNI dan Polri dalam penerapan new normal.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Maka itu akan terus jadi kendala," lanjutnya.
Ia menyebutkan pemerintah pusat telah menerjunkan TNI dan Polri untuk membantu pengawasan setelah new normal diterapkan.
"Tapi presiden dan pemerintah sudah menugaskan panglima untuk ikut berperangnya TNI Polri," kata Effendi.
"Ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19," ungkapnya.
Selama PSBB, banyak kegiatan ekonomi yang tidak dapat berjalan dengan lancar.
Rahmat Effendi menyebutkan pertumbuhan ekonomi kini menjadi prioritas kembali.
"Kita memberikan kesempatan kepada sektor ekonomi untuk bangun, untuk tumbuh," katanya.
"Jangan sampai terkapar tiga bulan ini," tegas Effendi.
• Mall dan Pasar kembali Ramai, Tokoh Masyarakat di Bekasi Pertanyakan Status PSBB: Omong Kosong
Ia memberi contoh sebelumnya masyarakat dilarang makan di tempat pada rumah makan selama PSBB berlangsung.
Saat ini aturan semacam itu akan dilonggarkan.
"Di dalam itu kita sediakan, tidak drive thru lagi tidak take away lagi, tapi dengan pembatasan yang sangat ketat," jelas Effendi.
"Artinya dalam satu meja hanya ada dua kursi yang dipersiapkan," lanjutnya.
Effendi lalu menegaskan pentingnya memakai masker saat bepergian keluar rumah.
Sebelumnya dalam PSBB aturan tersebut juga telah diberlakukan.
"Terus juga semua wajib menggunakan masker. Dari awal wajib masker," kata Effendi.