Breaking News:

Virus Corona

Gugus Tugas Covid-19 Sebut Ada 3 Aspek yang Harus Dipenuhi Suatu Daerah untuk Laksanakan New Normal

Tiga aspek itu ialah surveilans masyarakat, pelayanan kesehatan, serta gambaran epidemiologi.

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
Ardi Gumelar Kusumah
Antrean penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020) pagi. Gugus Tuga Covid-19 sebut ada tiga indikator yang harus dipenugi suatu daerah agar dapat melaksanakan new normal. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah kini tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menerapkan the new normal atau kenormalan baru.

Rupanya terdapat tiga indikator yang dapat digunakan untuk menentukan sebuah daerah siap melaksanakan new normal.

Satu di antaranya adalah pada aspek surveilans kesehatan masyarakat.

Pesta Miras dan Judi saat Corona, Para Pemuda di Sikka Dihukum Berendam di Kolam Penuh Sampah

Kronologi Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Sempat Salat Id Berjemaah: Awalnya sang Ibu

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan indikator yang menunjukkan baiknya surveilans kesehatan masyarakat adalah jumlah pemeriksaan spesimen Covid-19 meningkat.

Hal tersebut juga diikuti oleh berkurangnya kasus positif Covid-19.

“Giliran kenaikan pemeriksaannya naik, yang positifnya harus kecil, di bawah lima persen,” ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB, Selasa (26/5/2020).

Selain itu terdapat aspek pelayanan kesehatan.

Indikatornya antara lain, jumlah ketersediaan tempat tidur untuk kasus positif baru di rumah sakit, alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit, serta ventilator.

Kendati demikian, Wiku mengakui pihaknya masih terkendala data untuk mengukur indikator terkait pelayanan kesehatan.

“Ini datanya memang belum terkumpul dengan baik tapi dengan partisipasi pemerintah daerah dengan baik kita akan dapat datanya,” kata dia.

Jokowi Instruksikan New Normal, Soroti Jawa Timur yang Masih Tinggi Penyebaran Virus Corona

Nasib Pencuri yang Nekat Masuk Ruang Isolasi Pasien Corona, Tak Sadar Ruangan yang Diincarnya

Aspek lainnya yakni melihat gambaran epidemiologi di daerah tersebut.

Satu indikatornya adalah jika kasus positif Covid-19 turun 50 persen selama dua pekan berturut-turut.

"Indikator epidemiologi, kita harus lihat penurunan jumlah kasus positif selama dua minggu sejak puncak terakhir," kata dia.

"Setiap daerah pasti gambarannya beda, (kondisi) bagus apabila selama dua minggu sejak puncak terakhir penurunannya 50 persen," kata dia.

Selain penurunan kasus positif, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) juga harus turun selama dua pekan sejak puncak terakhir.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Covid-19Virus CoronaNew NormalPSBBJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved