Virus Corona
Bahas PSBB, Erlina Burhan Tegur Ali Ngabalin yang Tak Jawab Pertanyaan: Jangan Tergiur Negara Lain
Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr Erlina Burhan meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap dilakukan secara ketat.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Saya ingin memegang kata-kata Pak Ngabalin, PSBB ini masih akan ketat dijalankan," kata Erlina.
"Terima kasih, Pak Ngabalin, karena itu memang harus ketat kita lakukan," tambah dia.
Erlina lalu membandingkan dengan kondisi negara Asia Tenggara lainnya yang kurva pertumbuhan kasusnya sudah mulai menurun.
"Kita jangan tergiur negara lain yang mulai melonggarkan (PSBB)," tegas Erlina.
"Seperti contohnya Thailand, Vietnam, Kamboja, itu grafiknya menurun bahkan landai," tambah dia.
Menurut Erlina, saat ini masih terlalu riskan untuk melonggarkan PSBB karena di Indonesia penambahan kasus masih sangat tinggi.
"Sementara Indonesia itu grafik penderita yang positif semakin naik, bahkan hampir 1.000 per hari ini," jelas Erlina.
"Jadi betul-betul harus komitmen kita semua, masyarakat, tenaga medis, untuk tetap PSBB," tegasnya.
• Isu PSBB Dilonggarkan, dr Erlina Burhan Punya Permintaan ke Jokowi: Saya Tidak Bisa Membayangkan
Lihat videonya mulai menit 1:30
Bantah Isu Pelonggaran PSBB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Ngabalin menyebut hingga kini pemerintah tak memiliki keinginan untuk melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Dilansir TribunWow.com, meskipun belum melonggarkan PSBB, Ali Ngabalin tak membantah jika ada masyarakat di sejumlah daerah yang mulai melakukan kegiatan seperti biasa.
Terkait hal itu, ia mengklaim akan segera memberikan edukasi pada warga.
• Pasar Ramai Lagi, Achmad Yurianto Bantah Ada Relaksasi PSBB: Kami Sedang Buat Skenario-skenario
Melalui tayangan YouTube Official iNews, Rabu (20/5/2020), Ali Ngabalin menyebut selama ini pemerintah sudah berupaya maksimal melindungi warga dari penularan Virus Corona.