Breaking News:

Indonesia Terserah

Viral Tagar 'Indonesia Terserah', Dokter Soroti Aksi Warga yang Nekat Mudik: 'Udah Kesel Nih'

Chairman Junior Doctor Network Indonesia, dr Andi Khomaeni buka suara soal ramai tagar 'Indonesia Terserah' oleh banyak tenaga medis.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube lifestyleOne
Chairman Junior Doctor Network Indonesia, dr Andi Khomaeni dalam kanal YouTube lifestyleOne, Minggu (17/5/2020). 

Namun di sisi lain, ada pula warga yang disebutnya terang-terangan melanggar aturan.

Ia pun menyebut pengawasan terhadap begitu longgar.

"Tapi ada juga masyarakat yang berada di titik-titik penangkapan yang lain, penangkapan edukasinya itu loh," jelas Andi.

"Ada yang setengah-setengah, ada yang longgar banget kan."

Ia menambahkan, tenaga medis hingga kini masih berusaha mengedukasi warga agar menjaga diri dari paparan Virus Corona.

Terkait hal itu, Andi pun menyinggung banyaknya warga yang ngeyel dan nekat mudik ke kampung halaman.

"Dan itu kalau kita lihat dari hari ke hari tetap ada yang kita terus edukasi, ada juga yang seperti itu."

"Artinya mereka dianjurkan untuk mudik online tapi mudiknya mudik offline," tandasnya.

Sebut Aksi Indonesia Terserah Bentuk Keprihatinan, IDI Mengaku Kecewa Masyarakat Masih Abai

Simak video berikut ini menit ke-4.10:

Dokter Tak Peduli Warga Langgar Aturan 

Di sisi lain, Dokter relawan Covid-19 di Wisma Atlet, Debryna Dewi angkat bicara soal ramainya tagar 'Indonesia Terserah' oleh para medis.

Dilansir TribunWow.com, tagar 'Indonesia Terserah' muncul karena banyaknya warga yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Terkait hal itu, Debryna Dewi pun menyebut sudah tak mau ambil pusing soal tindakan warga yang meremehkan Virus Corona.

Sebelumnya, penutupan gerai McD di Sarina menuai kritikan karena banyak warga yang tak menaati aturan PSBB.

 PSBB akan Dilonggarkan, IDI Beri Contoh Penutupan McDonalds Sarinah: Monggo Saja Kalau Sudah Puncak

 Jatim Corona Terbanyak ke-2, Khofifah Izinkan Salat Ied di Masjid: PSBB Pembatasan Bukan Penghentian

Tak hanya itu, warga bahkan juga memenuhi Bandara Soekarno-Hatta untuk pulang ke kampung halaman.

Melalui kanal YouTube Kompas TV, Minggu (17/5/2020), Debryna menyebut tenaga medis merasakan marah sekaligus kecewa melihat aksi masyarakat yang nekat langgar PSBB.

Halaman 2/4
Tags:
kelulusanIndonesia TerserahViral
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved