Breaking News:

Virus Corona

Penambahan Kasus Corona Pecahkan Rekor, Yurianto Tampik Pelonggaran PSBB: Sedang Melakukan Kajian

Penambahan kasus baru Virus Corona di Indonesia terus mengalami kenaikan pada beberapa hari terakhir.

Youtube/metrotvnews
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNBP yang tayang di kanal Youtube metrotvnews, Rabu (20/5/2020). 

"Dan pasti nantinya akan dilaksanakan apabila kondisi pengendalian penyakitnya sudah memungkinkan untuk dilakukan relaksasi, dilakukan upaya untuk mengendorkan pembatasan-pembatasan PSBB."

Sedangkan wacana untuk melonggarkan aturan PSBB hanya akan dilakukan setelah kondisinya memang sudah memungkinkan.

"Mohon untuk tidak dimaknai bahwa sekarang sudah diberlakukan, karena kalau kemudian relaksasi ini tidak terukur, maka yang terjadi adalah penularan-penularan baru," pungkasnya.

Anies Baswedan Tunjukkan Data di ILC, Tingkat Kesadaran Warga Jakarta Tertinggi, Ungguli Jawa Barat

Simak videonya mulai menit ke- 16.24

Jokowi Sebut Tak Permasalahkan Pasar Kembali Penuh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkesan tidak mempermasalahkan adanya keramaian yang terjadi di beberapa pusat perbelanjaan di tengah pandemi Virus Corona.

Seperti yang diketahui, menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, banyak masyarakat yang berbondong-bondong menyerbu pusat perberlanjaan, baik mall maupun pasar tradisional.

Padahal di satu sisi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung di beberapa daerah.

Suasana Pasar Anyar Kota Bogor di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar karena pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020). Pasar Anyar Kota Bogor ramai pengunjung.
Suasana Pasar Anyar Kota Bogor di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar karena pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020). Pasar Anyar Kota Bogor ramai pengunjung. ((KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO))

 

Dilansir TribunWow.com, Jokowi menyadari apa yang dilakukan oleh masyarakat tersebut untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Selasa (19/5/2020) yang tayang di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

 Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Anies Baswedan Tegas Tak Ada Perbedaan Usia: Risikonya Semua Sama

"Saya melihat pasar-pasar tradisional saat ini sudah mulai ramai karena banyak masyarakat yang belanja dalam rangka persiapan hari raya," ujar Jokowi.

Jokowi hanya memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, yakni dengan cara melakukan physical distancing dan menggunakan masker.

Hal itu wajib dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir penularanan Virus Corona.

Orang nomor satu di Indonesia itu juga meminta kepada petugas untuk membantu menertibkan jika ada masyarakat yang melanggar.

"Saya ingin ini dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, memakai masker," kata Jokowi.

"Petugas di lapangan betul-betul bekerja untuk mengingatkan mengenai protokol kesehatan secara terus menerus," jelasnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Achmad YuriantoVirus CoronaCovid-19PSBB
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved