Indonesia Terserah
Soal Aksi 'Indonesia Terserah', IDI Benarkan Bentuk Keprihatinan, Sebut Buntut Kebijakan Plin-plan
Wakil Ketua Umum IDI, Dr. Mohammad Adib Khumaidi memberikan tanggapannya terkait aksi 'Indonesia Terserah' yang dilakukan oleh para tenaga medis.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Mohammad Adib Khumaidi memberikan tanggapannya terkait aksi 'Indonesia Terserah' yang dilakukan oleh para tenaga medis yang juga sempat viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, Adib Khumaidi menyebut aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan yang terjadi di kalangan masyarakat.
Adib Khumaidi menilai apa yang dilakukan oleh masyarakat tidak mencerminkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Termasuk juga tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah untuk melakukan physical distancing dan tetap di rumah saja.
• Viral Indonesia Teserah, Dokter Ungkap Pengorbanan Selamatkan Korban Corona: Rasanya Sakit Hati
Mereka terkesan menyepelekan penularan Virus Corona dan tentunya seakan tidak menghargai kerja keras yang dilakukan oleh tenaga medis.
Maka dari itu, para tenaga medis menyuarakan apa yang dirasakannya setelah melihat kondisi masyarakat Indonesia yang masa bodoh terkait penanganan Virus Corona.
Adib Khumaidi juga mengaku sangat prihatin menyaksikan kondisi yang sedang terjadi di tengah pandemi Virus Corona.
Karena di satu sisi, tenaga medis berjuang mempertaruhkan nyawa, tetapi masyarakat justru masih abai.
"Sebuah bentuk keprihatinan kami terhadap proses penanganan Covid-19," ujar Adib Khumaidi.
"Ini karena kami masih melihat bahwa ada masyarakat yang masih abai terhadap imbauan-imbauan yang sudah dilakukan oleh pemerintah, aturan-aturan yang sudah dilakukan," jelasnya.
"Dan masih banyak yang belum memahami bahwa esensi daripada imbauan aturan itu salah satunya adalah untuk memutus mata rantai penularan."
• Teriak-teriak Bubarkan Pedagang di Pasar Anyar, Bima Arya: Kita Solidaritas sama Tenaga Kesehatan
Tidak hanya menyoroti masyarakat yang masih 'ngeyel', Adib Humaidi kemudian menyingung kebijakan dari pemerintah.
Menurutnya, kondisi tersebut juga tidak terlepas dari buntut kebijakan yang semrawut dan terkesan plin-plan.
Termasuk kebijakan yang baru yakni memberikan pelonggaran PSBB dan membuka moda transportasi.
Alhasil masyarakat bukan malah semakin terikat, melainkan justru sebaliknya diberikan ruang untuk kembali beraktivitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/wakil-ketua-umum-idi-dr-m-abid-khumaidi-tanggapi-pernyataan-jokowi-soal-rencana-kehidupan-baru.jpg)