Breaking News:

Virus Corona

Italia dan Spanyol Perlonggar Lockdown Mulai Senin, Pakar Kesehatan Ingkatkan Gelombang II Covid-19

Italia dan Spanyol termasuk dalam sejumlah negara Eropa yang siap memperlonggar pembatasan sosial mulai hari Senin (18/5/2020).

Editor: Ananda Putri Octaviani
Piero Cruciatti / AFP
Seorang pria berjalan sendirian di belakang mobil jenazah membawa peti mati ibunya untuk upacara pemakaman di pemakaman tertutup Seriate, dekat Bergamo, Lombardy, Italia pada tanggal 20 Maret 2020 

TRIBUNWOW.COM - Italia dan Spanyol termasuk dalam sejumlah negara Eropa yang siap memperlonggar pembatasan sosial mulai hari Senin (18/5/2020).

Sebagian besar tempat usaha di Italia, termasuk bar dan penata rambut, dibolehkan untuk buka kembali setelah lebih dari dua bulan tutup, karena karantina wilayah nasional untuk menekan penyebaran Virus Corona.

Spanyol siap melonggarkan pembatasan di luar kota Madrid dan Barcelona, dengan mengizinkan masyarakat berkumpul hingga sepuluh orang.

Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 (Freepik)

Langkah-langkah ini mengikuti penurunan konsisten dalam jumlah kematian harian yang tercatat.

Pada hari Minggu, Italia mencatat angka kematian harian paling sedikit sejak memberlakukan lockdown pada bulan Maret.

Pemerintahnya mengatakan 145 orang meninggal dunia karena virus dalam 24 jam terakhir.

Ini Cerita Lahirnya Tagar Indonesia Terserah, Dokter Covid-19: Kalian Tahu Kami Juga Manusia

Ini menandai penurunan yang signifikan dari angka kematian harian tertingginya, yaitu di atas 900 pada 27 Maret.

Di Spanyol, angka kematian harian turun di bawah 100 untuk pertama kalinya sejak memberlakukan lockdown.

Namun pihak berwenang memperingatkan bahwa kelengahan terhadap virus bisa menyebabkan gelombang kedua infeksi.

Apa yang terjadi pada hari Senin?

Restoran, bar, kafe, penata rambut, dan toko diizinkan untuk dibuka kembali di Italia dengan syarat menerapkan penjarakan sosial.

Gereja-gereja Katolik sedang bersiap untuk kembali mengadakan Misa, tapi akan ada penjarakan sosial yang ketat dan para jemaat harus mengenakan masker.

Agama lain juga diizinkan untuk mengadakan layanan keagamaan.

Namun para pejabat kesehatan memperingatkan bahwa kerumunan besar tetaplah berbahaya.

Di Spanyol, sebagian besar orang akan keluar dari karantina wilayah pada akhir pekan.

Singgung Korea Selatan, Ridwan Kamil Ungkap Kendala yang Dihadapi Jawa Barat dalam Pencegahan Corona

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
Tags:
LockdownItaliaSpanyolCoronaCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved