Virus Corona
Bandingkan Data Wilayah, Dokter Prediksi Bulan Juni Kasus Corona Melonjak 25 Ribu: Mau Berapa Lama
Profesor Ari Fahrial Syam memprediksi kasus positif Virus Corona akan semakin melonjak.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Guru Besar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Ari Fahrial Syam memprediksi kasus positif Virus Corona akan semakin melonjak.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan ketika dihubungi dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Kamis (14/5/2020).
Ari Fahrial Syam mengungkapkan prediksinya berdasarkan data pertumbuhan kasus Covid-19 setiap harinya.
• Ngaku Bosan, 10 Pasien Corona di Ternate Kabur dari Karantina: Mereka Merasa Sehat Tanpa Gejala
"Yang mesti diperhatikan juga sebenarnya, kasus-kasus tinggi itu dari daerah mana saja," jelas Ari Fahrial Syam melalui sambungan video call.
"Apakah ada daerah-daerah baru? Kita bisa lihat misalnya DKI Jakarta semakin kecil dalam jumlah kasus," lanjutnya.
Ari menyebutkan kasus di DKI Jakarta semakin turun dengan jumlah pasien dirawat sekitar 2.000.
"Jawa Barat sekarang mulai di posisi kedua, Jawa Timur sekarang malah naik," lanjutnya.
Ia juga menyebutkan fakta perkembangan kasus di berbagai daerah lain.
"Jadi ini yang mesti kita lihat, begitu pun yang ada di daerah-daerah," papar Ari.
"Bagaimana di Sumatera Barat yang cukup tinggi? Atau di Sulawesi Selatan misalnya. Bagaimana di Papua?" lanjutnya.
"Secara nasional tadi ditunjukkan angkanya 600-an lebih," jelas Ari.
Sebelumnya ia sempat menyampaikan prediksi serupa mengenai jumlah kasus pada bulan Mei.
Ternyata prediksinya tersebut benar.
• WHO Peringatkan Virus Corona Tak akan Pernah Hilang Layaknya HIV: Kita Bersikap Realistis
Ia lalu mengungkapkan prediksi terhadap jumlah kasus pada bulan Juni mendatang.
"Pada awal April saya bilang, kalau kita situasi begini maka kita tembus di awal Mei 10 ribu, ternyata kita tembus," kata Ari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/petugas-kesehatan-mengambil-sampel-swab-lendir-tenggorokan-dan-hidung-di-halaman-rs-pertamina-jaya.jpg)