Breaking News:

Virus Corona

Donald Trump Sebut Obat Malaria Bisa Potensial untuk Pengobatan Covid-19, Ini Hasil Ujinya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa obat malaria bisa digunakan sebagai pengobatan potensial pasien Virus Corona.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AFP melalui scmp.com
Ilustrasi - Seorang perawat menyiapkan obat untuk pasien terjangkit virus Corona 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa obat malaria bisa digunakan sebagai pengobatan potensial pasien Virus Corona.

Menanggapi hal itu, jurnal medis BMJ memberikan hasil uji obat malaria tersebut, Kamis (15/5/2020).

Hasilnya pasien positif Virus Corona tidak membaik secara signifikan dibanding mereka yang tidak diberi obat yang sama.

Presiden AS Donald Trump berbicara saat pengarahan harian tentang Virus Corona di Brady Briefing Room di Gedung Putih Washington, DC. pada 23 April 2020
Presiden AS Donald Trump berbicara saat pengarahan harian tentang Virus Corona di Brady Briefing Room di Gedung Putih Washington, DC. pada 23 April 2020 (AFP/MANDEL NGAN)

Dalam uji coba secara acak pada 150 pasien Covid-19 baik dengan gejala ringan maupun sedang, para peneliti menemukan pasien yang menggunakan hydroxychloroquine memiliki perubahan berarti.

Artinya pasien tidak langsung memberikan reaksi membaik secara signifikan.

Ridwan Kamil Bingung soal Alur Bansos, Mensos Juliari: Beliau Rapat Tidak Pernah Menyampaikan

Selain itu, efek samping dari pemberian obat malaria sangat tinggi pada pasien.

Dikutip TribunWow.com dari channelnewsasia, penelitian di Perancis pada obat yang sama juga tak menunjukkan hasil signifikan.

Obat malaria itu tidak mengurangi tingkat kematian maupun gejala pasien yang sudah masuk ke perawatan intensif.

Diketahui, permintaan hydroxychloroquine melonjak tajam setelah Donald Trump menggemborkan bisa untuk pasien Virus Corona.

Regulasi di Amerika Serikat pun mengizinkan obat tersebut diberikan untuk pasien positif.

DPR Meminta Jokowi Batalkan Kenaikkan BPJS, Saleh Daulany: Kan Aneh Sekali saat Pandemi Malah Naik

Namun sejak awal obat tersebut belum terbukti bisa melawan Virus Corona.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat juga telah memeringatkan soal penggunaan hydroxychloroquine.

Penggunaan obat di luar rumah sakit atau tanpa uji klinis bisa membuat orang terkena risiko pada jantung.

Hingga kini obat tersebut juga masih dalam penellitian untuk Virus Corona. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaDonald TrumpMalaria
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved