Virus Corona
Usulkan PSBB Pulau Jawa, Pakar Epidemiologi Sebut Lebih Mudah: Bukan Meninggalkan Pulau Lain
Pakar Epidemiologi Pandu Riono mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat dilakukan berbasis pulau.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Itu bisa strategis kalau kita bisa menyelesaikannya," tegasnya.
Ia menambahkan hal yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal fasilitas kesehatan.
"Sekarang sudah waktunya setiap gubernur yang di pulau ini bekerja sama untuk bisa memetakan semua kebutuhan testing, kebutuhan membatasi pergerakan penduduk supaya tidak terlalu dinamis," kata Riono.
Riono juga menyoroti masih banyaknya masyarakat yang mudik meskipun sudah ada larangan dan PSBB.
"Ini 'Kan masalahnya arus mudik dan mudik bisa sangat menyebar dari wilayah-wilayah di Pulau Jawa ini," jelasnya.
Selain itu, ia menyebutkan PSBB juga dapat dilakukan dalam skala komunitas.
Menurut Riono, sebagian besar wilayah di Pulau Jawa telah menjadi daerah urban.
"Masalah lain yang kita bisa petakan untuk membangun pembatasan sosial berbasis komunitas," ungkapnya.
"Wilayah urban ini yang menjadi prioritas supaya kita mengidentifikasi tempat-tempat klaster yang mungkin terjadi," jelas Riono.
• Pakar Epidemiologi Minta Pemerintah Harus Penuhi 3 Indikator Ini sebelum Lakukan Pelonggaran PSBB
Lihat videonya mulai menit 8:00
Wacana Pelonggaran PSBB
Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menanggapi wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan segera dilonggarkan.
Sejumlah daerah termasuk DKI Jakarta diketahui menerapkan PSBB untuk menekan pertumbuhan kasus positif Virus Corona (Covid-19).
Dikutip TribunWow.com, Zubairi Djoerban menilai saat ini pandemi Virus Corona di Indonesia pun belum mencapai puncak.
• Soal PSBB, Ahli Epidemiologi Singgung Idul Fitri Segera Tiba: Seakan-akan Masyarakat Disuruh Ini-Itu