Breaking News:

Virus Corona

Tiga Industri yang Diprediksi Tumbang karena Wabah Virus Corona, Termasuk Bioskop dan Perfilman

Virus Corona yang menjadi pandemi telah membawa dampak pada hampir semua orang di dunia.

XXI via Kompas.com
Ilustrasi - Bioskop XXI disemprot dengan cairan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. 

Langkah yang dilakukan pembuat film ini, menurut McBride, adalah sebuah "gangguan."

Bioskop memiliki hak eksklusif soal penayangan film.

Bioskop memiliki waktu 90 hari untuk menayangkan film baru sebelum film itu diputar di berbagai platform.

Begitulah bioskop meraih untung.

Namun bagaimana jika produsen film tak lagi memakai bioskop?

Pembuat film selalu ingin merilis film secara online, tapi bioskop mencegahnya.

Tahun 2011 lalu, Universal mencoba merilis Tower Heist secara online.

Tapi Cinemark (CNK) berkata pihaknya tak akan memesan film itu jika film telah ditayangkan di tempat lain.

Kini bioskop telah ditutup akibat virus corona, membuat pembuat film harus berpikir ulang untuk tetap menjalankan bisnis.

Universal kini akan merilis filmnya secara online, bahkan setelah pandemi berakhir.

Kehilangan hak eksklusif penayangan adalah tanda mati bagi bioskop.

Faktanya, perusahaan bioskop terbesar di dunia, AMC (AMC) telah memasuki pembicaraan kebangkrutan awal minggu ini.

AMC dan pesaingnya telah jatuh 75 persen dalam beberapa tahun terakhir:

saham perusahaan bioskop jatuh
saham perusahaan bioskop jatuh

Industri Daftar Hitam #2: Department Store atau Pusat Perbelanjaan

Ilustrasi Department Store atau Pusat Perbelanjaan
Ilustrasi Department Store atau Pusat Perbelanjaan

Macy's, toko serba ada kelas-atas di Amerika Serikat telah melemah 60 persen sejak Januari.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Virus CoronaBioskopkantor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved