Viral Medsos
Penuh Haru, Penyambutan Pasien yang Sembuh dari Virus Corona oleh Warga di Gunungkidul
Seorang pria pekerja bangunan yang menjadi korban terinfeksi Virus Corona kini sudah sembuh. Saat kembali, para tetangga menyambutnya penuh haru.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan pria yang sudah sembuh dari Covid-19 disambut oleh warga di sekitar tempat tinggalnya.
Dikutip dari Kompas.com, diketahui peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Terlihat para warga memberikan tepukan dan juga sorakan gembira.
• Viral Video WNA Kanada di Kota Magelang Ngamuk pada Petugas karena Tolak Karantina, Ini Alasannya
• Viral, Emak-emak di Tangerang Protes Bansos dari Pemerintah, Ternyata Salah Paham
Bahkan tak sedikit warga yang menitikkan air mata lantaran terharu dengan kesembuhan pria berinisial NR tersebut.
Kejadian tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Dukuh Tawarsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Ridwan Heri Suryanto sata dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (12/5/2020).
Ridwan mengatakan, NR sempat menjalani perawatan di RSUD Wonosari beberapa hari lalu karena Covid-19.
"Benar hari ini dia NR keluar dari RSUD Wonosari sembuh dari Corona," kata Ridwan.
Warga Padukuhan Tawarsari menyambut kepulangan buruh bangunan ini dengan antusias karena menganggap satu keluarga.
Mereka menyambut antusias karena merasakan kesembuhan sebagai berita gembira yang patut disyukuri sebagai sebuah keluarga besar.
Meski demikian, sesuai dengan protokol pengendalian dan percepatan penanganan Covid-19, yang bersangkutan harus mengisolasi diri selama 14 hari.
• Viral, Imbas Toko yang Tutup karena Penerapan Lockdown Malaysia, Tas dan Sepatu di Toko Ini Berjamur
• Viral Wanita di Tebet Belanja Pakai Uang Palsu, Polisi Putuskan Tak Menahan: Dia Juga Korban
Mereka yang pernah melakukan kontak langsung dengan NR saat ini melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
Ada 22 kepala keluarga, dengan total 83 jiwa yang melakukan isolasi mandiri.
Warga sekitar setiap pagi menyediakan bahan makanan, dan sore hari menyediakan makanan siap saji untuk mereka.
Mereka yang melakukan isolasi diri tidak perlu memikirkan makanan sehingga tidak perlu keluar rumah.
"Kami bergotong-royong membantu, Jauhi penyakitnya, jangan jauhi orangnya," ucap Ridwan.