Virus Corona

Viral, Imbas Toko yang Tutup karena Penerapan Lockdown Malaysia, Tas dan Sepatu di Toko Ini Berjamur

Imbas lockdown di Malaysia, seluruh toko fesyen tutup. Akibatnya barang-barang yang dipajang di etalase toko, seperti tas dan sepatu berjamur.

Kolase Tribunnews.com (Twitter @DragonoHalim)
Penampakan sepatu dan tas di etalase toko yang berjamur akibat tutupnya toko imbas lockdown di Malaysia. 

Ia mengaku telah menutup tokonya sejak pemberlakuan MCO dan lockdown di Malaysia.

Chong menerangkan banyak jamur yang tumbuh di dompet, ransel dan tas kulit.

Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi fungsi barang-barang itu.

Jamur tersebut dapat dibersihkan menggunakan minyak dann juga kain.

"Ini membuat produk terlihat kurang menarik, tetapi tidak mengurangi fungsinya."

"Kami hanya perlu menggunakan sedikit minyak dan memolesnya dengan kain bersih," pungkas Chong pada The Star.

Selain jamur, pedagang lain juga mengeluh barang dagangan mereka penuh debu.

"Beberapa produk yang berada di rak display penuh debu karena kami tidak bisa membersihkan ini selama lockdown."

"Beruntung banyak produk yang sudah kami amankan dengan membungkus kertas sebelum MCO," ujar Lai, pedagang dompet dan tas.

Pemerintah Malaysia sendiri telah memperpanjang MCO dalam bentuk Conditional Movement Control Order (CMCO) yang semula berakhir 12 Mei, kemudian diperpanjang hingga 9 Juni 2020.

Malaysia telah mengalami kerugian sekitar RM 63 miliar atau Rp 223 triliun sejak pemerintah memberlakukan MCO pada 18 Maret 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Potret Tas dan Sepatu di Mal Jamuran setelah Lockdown 2 Bulan

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved