Terkini Nasional

Menaker Ida Fauziyah Wajibkan Pengusaha Bayarkan THR H-7 Lebaran, jika Terlambat akan Dikenai Denda

Pengusaha diharuskan membayarkan THR untuk para karyawannya H-7 jelang hari raya Idul Fitri.

Kemnaker via Tribunnews.com
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah menginstruksikan kepada para pengusaha agar dapat membayarkan tunjangan hari raya (THR) untuk para pekerjanya secara tepat waktu.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulisnya pada Senin (11/5/2020) seperti dilansir oleh Kompas.com.

Ida mengatakan agar THR dapat dibayarkan tujuh hari sebelum hari raya lebaran.

"THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan," katanya.

Kabar Gembira untuk ASN, Anggota TNI dan Polri, Sri Mulyani Pastikan THR akan Cair pada 15 Mei

THR PNS, TNI-Polri akan Cair Sesuai Jadwal, Apa Perbedaan dengan Gaji ke-13?

Ia menjelaskan, THR Keagamaan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Melalui SE ini, para Gubernur seluruh Indonesia diminta untuk memastikan perusahaan membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Semangat surat edaran ini memang mendorong dialog untuk mencapai kesepakatan antara pengusaha dan pekerja, bila ada pengusaha yang tak mampu membayar THR, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR Keagamaan," ujar Ida.

34 Ribu Pekerja Migran akan Pulang ke Indonesia, Jokowi Tegaskan akan Berlakukan Protokol Ketat

Besaran THR PNS di Lebaran Tahun Ini, Mulai dari Rp 1,5 Juta sampai Rp 5,9 Juta, Berikut Rinciannya

Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja dikenai denda sebesar 5 persen.

Denda ini dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja, serta tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja.

Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, solusi hendaknya diperoleh melalui proses dialog antara pengusaha dan pekerja.

"Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan, dan itikad baik untuk mencapai kesepakatan," ucap Ida. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menaker: THR Wajib Dibayarkan Paling Lambat H-7 Lebaran

Ikuti kami di
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved