Virus Corona
Disindir 3 Menteri Termasuk Sri Mulyani soal Bansos, Anies: Dari Awal Ngaku Tak 100 Persen Sempurna
Anies Baswedan tengah menjadi bahan pembicaraan karena disentil oleh tiga menteri soal bansos yang disebut tidak tepat sasaran.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Ia menerangkan bahwa ada sekitar 1,6 persen yang tak tepat sasaran.
Sehingga, Anies mengaku belum benar-benar 100 persen penyaluran data bansos berjalan sempurna.
"Ada 1,6 persen yang tidak tepat sasaran."
"Dan saya sampaikan ini dari sejak 2 minggu lalu, 1,6 persen itu yang tidak tepat dan itu harus dikoreksi."
"Jadi kami dari awal mengakui bahwa tidak 100 persen sempurna," jelas Anies.
Banyak faktor mengapa penyaluran data bansos itu belum berjalan sempurna.
Satu di antaranya adalah mendesaknya data yang harus segera disiapkan di tengah wabah Covid-19.
• Ditanya soal Bansos yang Dobel sampai Disorot Menteri, Anies Baswedan: Bentar Saya Luruskan dulu
"Kenapa disiapkan dalam waktu yang cepat, kemudian mekanisme pengumpulan datanya menggunakan data yang ada tapi kita harus kerja menyampaikan kepada masyarakat sambil mendapat feedback mana yang benar, mana yang salah nanti dikoreksi," tutur Anies.
Gubernur 50 tahun ini menambahkan jika terus menyempurnakan data maka bansos yang dibutuhkan tak akan segera cair.
"Nanti kalau kita koreksi datanya lengkap tidak terkejar itu waktu," lanjutnya.
Lihat videonya sejak menit awal:
Anies Sebut Hanya 1,6 Persen yang Tidak Tepat Sasaran Jadi Sorotan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diketahui memberikan bansos kepada warga yang kurang mampu dan kondisi ekonominya terdampak pandemi Virus Corona.
Meskipun begitu, pemberian bansos ini menjadi polemik karena ada ketidakcocokan data penerima antara pemprov dengan pemerintah pusat.
Akibatnya, banyak bansos yang meleset atau diterima berlipat oleh peserta.