Didi Kempot Meninggal Dunia
Ceritakan Kesan terhadap Sosok Didi Kempot, Dory Harsa Nyanyi untuk Ganjar Pranowo: Sakit Itu Pak
Dory Harsa bercerita tentang sosok Didi Kempot kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (7/5/2020).
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Penabuh kendang mendiang Didi Kempot, Dory Harsa dengan sendu menceritakan kesan mendalamnya terhadap sang maestro kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Bahkan oleh orang nomor satu di Jawa Tengah itu, Dory juga diminta untuk menyanyikan sepenggal lagu mendiang Didi Kempot.
Hal itu terungkap dalam tayangan di kanal YouTube Ganjar Pranowo, Kamis (7/5/2020).

• Yan Vellia Ungkap Ucapan Didi Kempot yang Terus Membekas: Kalau Saya Istirahat, Siapa yang Menafkahi
Seperti diketahui, meninggalnya Didi Kempot merupakan duka mendalam bagi dunia musik Indonesia.
Meski telah dua hari berpulang, Ganjar Pranowo masih menyempatkan untuk mengenang sang legenda bersama Dory Darsa.
Ganjar menanyakan sejarah, kenangan, hingga kesan Dory Darsa selama menjadi peronel Didi Kempot.
Penabuh kendang yang turut meraih popularitas di puncak karier Didi Kempot itu mengaku telah sejak remaja menjadi anggota dari Didi Kempot.
Ganjar kemudian manyakan kesan yang paling menginspirasi dari Didi Kempot bagi Dory dan rekan-rekannya.
"Mas Dory, apa sih yang dapat anda ceritakan terhadap sosok Mas Didi Kempot, dari sisi spirit yang menginspirasi semua orang itu, sisi apanya sih yang hebat dari mas Didi itu, yang menginspirasi jenengan (Anda)?" tanya Ganjar.
"Saya, mungkin sebelum saya masih banyak teman-teman pemusik yang pernah bergabung dengan Mas Didi, saya adalah generasi yang paling muda di tim Mas Didi," jawab Dory.
Dory menceritakan, bahwa Didi Kempot adalah sosok yang tak kenal lelah dalam berkarya.
Sebagai anggota, ia dan rekan-rekannya mengaku terkadang merasa lelah dengan jadwal yang padat.
Namun, sosok Didi Kempot di umurnya yang senior justru sama sekali sebaliknya.
• Isi Chat Terakhir Didi Kempot dengan Istri, Tak Jawab Pertanyaan soal Makan dan Minum Obat
• Video Prabowo Subianto Nyanyi Tembang Sewu Kuto Milik Didi Kempot, Minta Dibuatkan Contekan Lirik
Obat lelah Didi Kemopt hanyalah bersenda gurau dan tidur yang cukup untuk kembali bisa segar.
Hal itulah yang mebuat Dory dan rekan-rekannya sangat terinspirasi oleh spirit sang maestro.
"Mungkin teman-teman hanya bisa membayangkan, tapi kalau saya, saya merasakan betul tiap hari Mas Didi tiap konser, dan kita pak yang mengikuti konser beliau saja nuwun sewu, kita kadang capek pak. Luar biasa, tapi Mas Didi sama sekali," tutur Dory.
"Obatnya mas Didi itu cuma satu, gouyon sama teman-teman, tidur secukupnya, bangun, lalu segar kembali, seperti itu," imbuhnya.
"Dan semangatnya beliau itu yang membuat kita seperti saya anak-anak muda yang lain itu merasa terinspirasi."
"Bawasannya usia itu tidak menjadi batasan untuk berkarya," tambahnya.
Ganjar pun lalu meminta Dory untuk menyanyikan sepenggal lagu karya Didi Kempot.
Dory awalnya menawari sang Gubernur untuk memilih lagu.
Namun, Ganjar manut kepada Dory dan meminta lagu yang menurutnya paling populer.
"Mantep Mas, tapi kita akhiri obrolan kita kira-kira Anda pengin nyanyikan lagu Mas Didi apa, sepenggal aja," minta Ganjar.
"Mungkin lagu, panjenengan nyuwun lagu ingkang napa pak? (Anda minta lagu yang apa pak)," tanya Dory.
"Wis sak karepmu, aku melu wae sing paling populer wae (terserah kamu, saya manut yang paling populer saja)," ucap Ganjar dalam bahasa Jawa.
Dory pun mennyanyikan sepenggal lirik lagu berjudul Tatu (Luka) karya sang mestro campur sari.
Dengan penuh emosional, ia mengatakan bahwa lagu tersebut sangat mengena dan ambyar.
"Opo aku salah yen aku crito opo anane,
Wong sing ning sandingmu ben melu krungu piye tenane."
"Wah lara niku pak, ambyar. (sakit itu pak, ambyar)" kata Dory.
• Sang Adik Beberkan Sikap Didi Kempot yang Selalu Peduli terhadap Keponakan: Enggak Membedakan
Simak video berikut mulai dari menit ke 7.30
Ganjar saat Hadir di Pemakaman Didi Kempot
Suasana haru menyelimuti pemakaman maestro musik campur sari, almarhum Dionisius Prasetyo atau populer sebagai Didi Kempot.
Tampak taburan bunga memenuhi pusara sang maestro di pemakaman umum Dukuh Jatisari, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020).
Isak tangis juga mengiringi dari sejumlah kerabat dan keluarga dekat Didi Kempot yang memberikan penghormatan terakhirnya.
• Pengakuan Kakak Kandung Didi Kempot: Sejak Ada Sobat Ambyar dan Corona, Dia Kecapekan
Didi Kempot dimakamkan di samping putri kandungnya, Lintang Ayutyas Prastri yang meninggal tahun 1995 silam.
Sejumlah lah tokoh juga turut hadir dalam pemakaman tersebut terutama orang nomor satu di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar Pranowo.
Ganjar menyampaikan, Didi Kempot merupakan sosok yang patut dijadikan inspirasi oleh masyarakt.
Terutama untuk semua rekan-rekan seniman dan pegiat seni yang hari ini kesulitan untuk survive.
Sikap konsisten Didi Kempot yang bertahan dengan identitas lokalnya namun mampu menembus semua kalangan di tingkat nasional dan internasional juga patu ditiru oleh kalangan muda.
Ganjar menyebut, Didi Kempot merupakan seniman yang mempunyai solidaritas tinggi antar sesama pegiat seni.
"Harapannya ditiru oleh anak muda, oleh para seniman yang lain bagaimana cara mereka bisa survive tetap konsisten," ujar Ganjar dikutip dari kanal Kompas TV.
"Tetap rendah hati, tetap mau menolong, punya solidaritas antar seniman itu luar biasa," tambahnya.
• Sambil Menangis Terisak, Istri Didi Kempot Tak Henti Mencium Tanah Makam Suaminya
• Kronologi Meninggalnya Didi Kempot Diungkap sang Asisten, Sempat Berteriak dan Ucap Takbir
Di tengah pandemi Covid-19, terakhir Didi Kempot sempat menggelar konser amal bersama di Kompas TV beberapa waktu lalu dan berhasil mengumpulkan donasi miliaran rupiah.
Baginya, Didi Kempot adalah inspirator perjuangan dan totalitas bagi masyarakat.
"Karena beberapa hari ini saya berbincang dengan banyak seniman yang mereka sedang mengeluh tidak bisa tampil karya-karyanya tidak bisa memiliki nilai ekonomi," tutur Ganjar.
"Tapi mas Didi tetap memberikan isnspirasi untuk tetap ayo terus bekerja," imbuhnya.
Lihat videnonya mulai dari menit 1.45:
(TribunWow.com/Rilo)