Virus Corona
Warga yang Nekat Mudik di Tengah Pandemi, dr Erlina Burhan Singgung Kedisiplinan: Akan Jadi Prahara
dr Erlina Burhan menyoroti banyaknya warga yang nekat mudik ke kampung halaman meski telah dilarang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Erlina Burhan menyoroti banyaknya warga yang nekat mudik ke kampung halaman meski telah dilarang.
Dilansir TribunWow.com, Erlina Burhan menyatakan aksi nekat sejumlah warga itu akan menimbulkan prahara baru terkait Virus Corona.
Terkait hal itu, ia pun kembali mengimbau warga untuk tetap disiplin menaati peraturan pemerintah.
Hal tersebut disampaikannya melalui tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (5/5/2020).

• Kritik Wacana Relaksasi PSBB, Mardani Ali Ungkit Usulan Anies Baswedan: Ini Blunder Berikutnya
• Di ILC, Sudjiwo Tedjo Salahkan WHO soal Corona hingga Karni Ilyas Tertawa: Aku Awam tapi Agak Pinter
Ia pun menyinggung kedisiplinan masyarakat selama Virus Corona melanda.
"Kalau bisa kita semua lebih disiplin, sama-sama berjuang, sama-sama menahan diri ya," kata Erlina.
"Jadi saya imbau bahwa disiplin ini harus ditingkatkan, kalau disipin ini belum ditingkatkan akan jadi prahara."
Lebih lanjut, Erlina membahas soal arus mudik di tengah pandemi Virus Corona.
Menurut Erlina, arus mudik akan semakin meningkatkan penularan Virus Corona, terutama dari orang yang tak bergejala.
"Kita lihat sekarang ada larangan mudik tapi masih banyak yang berusaha keluar dari daerah PSBB atau zona merah ini," ujar Erlina.
"Dan kita tidak tahu apa yang terjadi kalau sekiranya mereka yang keluar ini adalah yang disebut dengan orang tanpa gejala."
• APBD DKI Terimbas Pandemi Corona, Pemprov akan Potong Tunjangan untuk PNS Sebesar 50 Persen
• Bahas Teori Konspirasi Corona dengan Najwa Shihab, Nadiem Makarim: Harus Ada Orang yang Disalahkan
Melanjutkan penjelasannya, Erlina tampak terbata saat menyebut istilah carrier.
Ucapannya itu pun langsung disambung oleh Presenter Karni Ilyas.
"Tapi barangkali sesungguhnya adalah," kata Erlina.
"Carrier," sahut Karni Ilyas.