Kabar Tokoh
Pasca-kritik soal Pembahasan RUU, Najwa Shihab Didesak Minta Maaf ke DPR RI
Anggota DPR RI Arteria Dahlan minta Najwa Shihab untuk minta maaf kepada DPR RI atas kritik yang ia lontarkan.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, mendesak Najwa Shihab untuk meminta maaf pada DPR atas kritik yang dilayangkan oleh jurnalis tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, melalui keterangan tertulisnya, Arteria menilai banyak hal yang disampaikan oleh Najwa cederung tidak benar.
"Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III, selaku anggota Badan Legislasi, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 meminta Najwa minta maaf," kata Arteria dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).
"Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," lanjut dia.
• Soroti Konspirasi Covid-19 Bersama Najwa Shihab, Nadiem Makarim: Itu adalah Cara Berpikir Malas
• Arteria Dahlan Desak Najwa Shihab Minta Maaf ke DPR: Sadarlah sebelum Terlambat, Perbaiki Diri
Ia menilai, pernyataan yang disampaikan Najwa memiliki konsekuensi hukum yang serius.
Terlebih, disampaikan pada saat kondisi negara yang tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19.
"Saya yakin banyak yang disampaikan Najwa juga belum tentu benarnya. Tapi kan mereka malas menanggapinya dan mempermasalahkannya," ujar dia.
"Saya ingatkan bahwa kesabaran orang ada batasnya, jangan sampai merasa diri berparas cinderella berhati malaikat seperti enggak punya aib dan dosa," lanjutnya.
"Sadarlah sebelum terlambat. Perbaiki diri. Apa perlu kita umbar ke publik aib dan dosa serta moralmu? Apa perlu jalur hukum yang akan menjadi penentu hidupmu?," lanjut Arteria.
Sebelumnya, melalui sebuah video yang tersebar, Najwa mengkritik kinerja DPR di masa pandemi Covid-19.
• Najwa Shihab Kritik DPR yang Dinilai Tak Fokus Atasi Kasus Corona: Tuan dan Puan yang Terhormat
• DPR Disebut Pasif Terhadap Penanganan Corona, Najwa Shihab: Bersemangat Bahas RUU Pra Kerja
Sebab, pada saat banyak parlemen negara lain fokus melawan penyebaran Covid-19, DPR justru terkesan mencuri kesempatan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) kontroversial, seperti RUU Cipta Kerja, RUU Pemasyarakatan, dan RKUHP.
"Membahas UU yang menyangkut hajat hidup orang banyak di masa seperti sekarang ini terlalu mengundang curiga. Di tengah pandemi, yang jatuh cinta saja berani menunda nikah. Ini kok DPR buru-buru banget seperti lagi kejar setoran?," ucap Najwa.
"Setiap tindakan dan keputusan di masa kritis mencerminkan prioritas. Atau memang inikah prioritas wakil-wakil rakyat kami sekarang ini?," imbuh dia.
Najwa menegaskan, tidak ada satu pun RUU yang tidak penting.
• Sindir Anggota DPR yang Work From Home di Tengah Corona, Najwa Shihab: Biasanya Juga Kosong Kan Ya?
Namun, ketika negara tengah menghadapi kondisi kritis seperti saat ini, seharusnya DPR dapat membuat skala prioritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya.