Breaking News:

Virus Corona

Menangis Kenang Penjuangannya Melawan Covid-19, Menhub Budi Karya Sumadi: Maaf Kalau Saya Cengeng

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencucurkan air mata saat mengenang doa dan dukungan dari rekan-rekannya saat masih berjuang melawan Covid-19.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube KompasTV
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak kuasa menahan air matanya saat menuturkan dukungan yang didapat dari sejumlah rekan saat ia divonis positif Virus Corona, Selasa (5/5/20200 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencucurkan air mata saat mengenang doa dan dukungan yang diterima dari rekan-rekannya saat masih berjuang melawan Virus Corona.

Budi Karya divonis positif menderita Covid-19 pada 14 Maret yang lalu, ia kemudian menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto.

Setelah sempat dirawat sementara waktu, Budi Karya kemudian di nyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Dinyatakan Negatif Corona, Menhub Budi Karya Sumadi Dapat Bekerja Lagi Mulai 5 Mei

Ia kemudian menuturkan kisahnya saat menghadapi Virus Corona yang menginfeksi tubuhnya.

Dilansir TribunWow.com, Rabu (6/5/2020), Budi Karya tak kuasa menahan tangisnya saat mengenang pengalamannya saat berusaha memulihkan diri setelah terinfeksi.

Menurut Budi Karya, doa dan dukungan yang diberikan oleh rekan-rekannya merupakan obat paling mujarab yang membuatnya segera sembuh.

Sambil terisak, ia mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan yang telah mendukung dan mendoakannya agar segera sembuh.

"Terima kasih Tuhan, terima kasih teman-teman yang mendoakan saya. Teman-teman (SMA) Xaverius itu kirim (doa) teman satu alumni kita. Saya meneteskan air mata," ujar Budi Karya dalam wawancara yang ditayangkan pada program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (6/5/2020)

Adanya dukungan dari sejumlah wartawan yang mendoakan dan menyemangatinya juga membuatnya terharu.

Ia merasa masih dibutuhkan karena masih banyak yang menginginkan untuk dapat bertemu kembali dengannya.

"Saya juga dapat dari wartawan, 45 orang mengatakan, kami berdoa, jangan menyerah. Saya terharu."

"Saya merasa bahwa saya masih banyak teman-teman yang menginginkan kita sewaktu-waktu (bisa bertemu kembali)," tuturnya.

Budi Karya kemudian tak bisa lagi menahan tangis mengenang perjuangan dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak.

Ia terisak saat menuturkan kepedulian rekan-rekannya sesama alumnus Universitas Gadjah Mada yang menyampaikan dukungannya melalui nyanyian bersama.

"Dari teman-teman UGM juga begitu, nyanyi bersama. Jadi teman sekalian yang bukan seumuran saya, 20 tahun, 40 tahun," kata Budi Karya sambil mencucurkan air mata.

Halaman
123
Tags:
Covid-19Budi Karya SumadiPositif Virus Corona di IndonesiaVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved