Puasa Ramadan 2020
Niat hingga Tata Cara Salat Tarawih dan Witir selama Puasa Ramadan 1441 H, Sendiri atau Berjamaah
Tata cara dan niat salat Tarawih dan salat Witir yang dilakukan selama bulan suci Ramadan 2020/1441 Hijriah.
Editor: Rekarinta Vintoko
Niat Salat Tarawih sebagai Imam – 2 rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa
Artinya: Saya niat Salat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Salat Tarawih Sendiri
Salat Tarawih dikerjakan setelah Salat Isya dengan bacaan dan gerakan yang sama dengan salat yang lain.
Perbedaannya ada pada niat.
Salat Tarawih boleh dikerjakan dengan 2 macam cara, yaitu:
a. Setiap 2 rakaat salam.
b. Setiap 4 rakaat salam (tanpa tasyahud awal)
Akan tetapi yang paling baik, setiap 2 rakaat salam.
Karena dalam hadis, Rasulullah SAW menyatakan bahwa salat malam itu sebaiknya dikerjakan tiap 2 rakaat.
Setelah Salat Tarawih selesai, dilanjutkan dengan mengerjakan Salat witir 3 rakaat.
• Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Hari ke-7 Ramadan 1441 H di Wilayah DKI Jakarta, Kamis 30 April 2020
Surat yang dibaca ketika Salat Tarawih
Dalam Salat Tarawih, surat yang dibaca setelah Al-Fatihah sebaiknya adalah: