Breaking News:

Terkini Internasional

Tiba-tiba Jatuh dan Tak Sadarkan Diri, Kim Jong Un Dikabarkan Koma oleh Media Jepang

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dikabarkan berada dalam keadaan tidak sadar atau koma setelah menjalani operasi cardiac stent pada awal April lalu.

STR / KCNA VIA KNS / AFP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tersenyum lebar saat menyaksikan uji coba rudal di pusat peluncuran Sohae, Korea Utara. Ia dikabarkan berada dalam keadaan tidak sadar atau koma setelah menjalani operasi cardiac stent pada awal April lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dikabarkan berada dalam keadaan tidak sadar atau koma setelah menjalani operasi cardiac stent pada awal April lalu.

Hal itu dikemukakan oleh Majalah Shuken Gendai dari Jepang melaporkan pada Sabtu (25/4/2020).

Sebuah sumber pejabat medis China mengabarkan bahwa Kim tiba-tiba mendapat serangan jantung dan jatuh tak sadarkan diri ketika tengah berada di dalam perjalanan di sebuah desa.

Berlayar sejak Tahun 2017, Pasangan Ini Tak Tahu Ada Corona Melanda, Putuskan Tinggal di Karibia

Dokter yang menemaninya bergegas membawa Kim ke rumah sakit terdekat dan memberikan tindakan CPR atau resusitasi jantung dan paru-paru.

Di saat yang sama, China diminta untuk mendatangkan tim medis dari Beijing sesegera mungkin.

"Di China, sebuah tim yang terdiri hampir 50 orang juga alat-alat dan lainnya dipimpin oleh seorang dokter dari Pusat Penyakit Kardiovaskular Nasional China dari Klinik Fuai dan Klinik PLA 301 Beijing berangkat ke Pyongyang menggunakan kendaraan khusus," ungkap laporan itu.

Melihat ketidak mungkinan tim medis China datang tepat waktu, tim medis Korea Utara memutuskan untuk melakukan tindakan darurat yakni melakukan operasi cardiac stent.

Tim medis Korea Utara yang melakukan operasi itu dikabarkan sudah pernah dilatih di China dalam kurun waktu beberapa tahun.

Soroti Nasib Warga Papua di Balik Melimpahnya Hasil Freeport, Faisal Basri: Kekayaan Ini Kutukan

Operasi cardiac stent itu sebenarnya bukanlah sebuah operasi yang terlalu sulit.

Prosedur memasukkan stent atau ring ke dalam pembuluh darah untuk memompa darah ke jantunng seharusnya bisa selesai hanya dalam waktu satu menit.

Namun, dokter yang mengoperasi dikabarkan gugup dan tangannya gemetar.

Ditambah, dokter tersebut belum pernah memiliki pengalaman mengoperasi orang dengan kondisi obesitas seperti Kim Jong Un.

Maka, operasi tersebut berjalan sekitar delapan menit untuk memasukkan ringnya saja.

Selepas operasi tersebut, pemimpin otoriter itu dikabarkan koma.

Ketika itu, tim medis dari China datang dan memeriksa keadaannya namun pihak medis China mengatakan, "Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi."

5 Fakta Kelahiran Putri Pertama Chacha Frederica, Ditangani Dokter yang Lengkap Pakai APD

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Kim Jong UnKorea UtaraJepang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved