Virus Corona
Jumlah Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RSUD Depok Kekurangan Dokter dan Perawat untuk Tangani Corona
Meningkatnya kasus Virus Corona membuat RSUD Kota Depok kekurangan SDM untuk menangani pasien.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Meningkatnya kasus Virus Corona membuat RSUD Kota Depok kekurangan SDM untuk menangani pasien.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori, Rabu (22/4/2020).
Devi Maryori menyatakan, SDM yang perlu di antaranya perawat, dokter umum, hingga spesialis.
• Imbauan Kemenag Solo bagi Pihak yang Tak Patuh Aturan Pemerintah di Tengah Wabah Corona
Menurut Devi, penambahan ini penting lantaran RSUD Kota Depok yang sejak awal jadi rujukan pemerintah ini tengah bersiap menambah kapasitas.
"Kami mau nambah lagi nih lantai 8 sebanyak 37 tempat tidur. Berharap sih, minta bantuan SDM (dokter) spesialis dan perawat," ujar Devi kepada wartawan pada Rabu (22/4/2020).
"Sudah kami ajukan ke organisasi profesi masing-masing, dinas kesehatan, ke ketua gugus tugas, tapi belum ada yang mau, masih dalam proses," jelas dia.
Devi berujar, terdekat, pihaknya membutuhkan penambahan 15 dokter umum di RSUD Kota Depok, menjadi 35 dokter umum.
Menurut Devi, penambahan itu setara dengan kapasitas 57-60 tempat tidur yang ada di RSUD Kota Depok untuk penanganan Covid-19.
Ia menutup peluang dokter muda atau ko-asistensi dapat menambal kebutuhan itu, karena kriteria dokter yang dibutuhkan harus memiliki surat tanda registrasi (STR).
Berikutnya, RSUD Kota Depok perlu menambah 2 dokter spesialis paru (saat ini 1), radiologi 1, penyakit dalam 2 (saat ini 2), dan dokter spesialis anak 2.
• Tanya Ustaz: Apakah Orang yang Mudik di Tengah Pandemi Virus Corona Berdosa?
"Perawat juga butuh (tambahan) 35 lagi. Sekarang 11," kata dia.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Kota Depok belum menunjukkan tanda-tanda mereda meskipun pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah sepekan lebih diterapkan.
• Ramai Warga Tinggalkan Perantauan akibat Corona, Jokowi: Itu Bukan Mudik, Namanya Pulang Kampung
Selama sepekan perdana pelaksnaan PSBB di Depok, kasus Covid-19 naik 59 angka.
Data terbaru per Rabu (22/4/2020), jumlah kasus Covid-19 mencapai 222 pasien positif, dengan 13 orang dinyatakan sembuh dan 17 meninggal dunia.
Angka kematian itu belum menghitung 44 pasien yang meninggal dicurigai (suspect) karena Covid-19 sejak 18 Maret 2020, namun hasil tes laboratoriumnya tak kunjung diumumkan Kementerian Kesehatan RI hingga hari ini. (Kompas.com/Vitorio Mantalean)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "RSUD Depok Kekurangan Dokter dan Perawat Tangani Covid-19"