Terkini Daerah
Ternyata Anggota Geng dari Bekasi, Dua Pelaku Penodongan di Cakung Awalnya akan Berangkat Tawuran
Pelaku penodongan yang terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian di Cakung, Jakarta Timur, ternyata anggota geng dari Bekasi.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pelaku penodongan yang terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian di Cakung, Jakarta Timur, ternyata anggota geng dari Bekasi.
Mereka awalnya berniat melakukan tawuran dengan kelompok lain, namun lebih dahulu ditangkap setelah melakukan aksi perampasan.
Aksi kejar-kejaran dua orang pelaku berinisial WD (17) dan MS (18) dengan pihak kepolisian tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial.
• Kronologi Aksi Kejar-kejaran Polisi dan Begal di Cakung, Berhenti Setelah Tertembak di Perut
Dilansir KompasTV, Senin, (20/4/2020), Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes (Pol) Arie Ardian menyatakan bahwa pelaku yang terlibat berjumlah 20 orang.
Mereka tergabung dalam sebuah geng yang saat itu hendak melakukan tawuran.
"Mereka sebetulnya ada sekitar 20 orang dengan menggunakan 10 unit kendaraan motor," kata Arie.
"Jadi mereka ini geng dari Bekasi yang menamakan diri kelompok Original 2862, bergabung dengan anak-anak dari Cakung, mereka mencari lawan untuk melakukan tawuran," ungkapnya.
Polisi menyatakan bahwa kelompok tersebut telah sering membuat resah masyarakat.
Biasanya, setelah selesai tawuran, para pelaku lantas melakukan tindak kriminal seperti perampasan dan penodongan.
"Tapi memang biasanya setelah melaksanakan tawuran, mereka juga menyasar masyarakat yang biasanya memiliki barang-barang berharga dan melakukan perampasan," terang Arie.
Selanjutnya, Arie menuturkan kejadian perkara, di mana saat itu pelaku tersebut melakukan tindak perampasan pada 3 orang korban yang sedang berjalan kaki.
Ketika salah seorang korban melawan, pelaku menendang korban tersebut sehingga ia jatuh tersungkur.
Pelaku lalu kabur dengan berboncengan menggunakan motor, setelah sempat mengancam korban dengan senjata tajam.
Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur yang setiap malam rutin melakukan patroli segera melakukan pengejaran setelah mendapatkan laporan.
Aksi kejar-kejaran terjadi, adegan ini sempat terekam dalam tayangan video dan menjadi viral di media sosial.