Breaking News:

Terkini Daerah

Polisi Bongkar Identitas Kelompok Begal yang Viral, Kerap Cari Lawan Tawuran dari Instagram

Pihak kepolisian mengaku telah mengantongi nama-nama sindikat pelaku yang terlibat dalam tindak pembegalan di Cakung, Jakarta Timur.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Youtube KompasTV
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes (Pol) Arie Ardian menyatakan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi para anggota kelompok yang meresahkan masyarakat, Senin (20/4/2020). 

"Tapi memang biasanya setelah melaksanakan tawuran, mereka juga menyasar masyarakat yang biasanya memiliki barang-barang berharga dan melakukan perampasan," terang Arie.

Saat ditanya mengenai lokasi yang sering menjadi tempat kelompok tersebut beroperasi, Arie menyebukan bahwa mereka melakukan tindak kejahatan secara acak.

Mereka melakukan tindakan kriminal tergantung dari tempat tawuran yang telah disepakati.

"Untuk TKPnya mereka memang random, karena kebiasaan mereka, mereka mencari lawan itu dengan menggunakan Instagram, media sosial," ujar Arie.

"Nanti ada lawan-lawan geng yang lain, nah mereka janjian di satu tempat, terus melakukan tawuran, setelah melakukan tawuran biasanya kembali mereka mencari korban," sambungnya.

Arie sempat menuturkan kejadian perkara, di mana saat itu pelaku tersebut melakukan tindak perampasan pada 3 orang korban yang sedang berjalan kaki.

Ketika seorang korban melawan, pelaku menendang korban tersebut sehingga ia jatuh tersungkur.

Pelaku lalu kabur dengan berboncengan menggunakan motor, setelah sempat mengancam korban deNgan senjata tajam.

Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur yang setiap malam rutin melakukan patroli segera melakukan pengejaran setelah mendapatkan laporan.

Aksi kejar-kejaran terjadi, adegan ini sempat terekam dalam tayangan video dan menjadi viral di media sosial.

Arie mengatakan bahwa saat melakukan pengejaran, pihak kepolisian sudah memperingatkan pelaku dan meminta mereka untuk berhenti.

Namun pelaku yang diketahui masih remaja tersebut tidak mau mendengar peringatan polisi dan malah mempercepat laju kendaraannya.

"Polisi mencoba memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan," ujar Arie.

Karena pelaku tidak mau berhenti, polisi terpaksa melepaskan tembakan yang mengenai perut salah seorang penodong.

"Tersangka malah menambah kecepatan sepeda motornya sehingga polisi melakukan penindakan tegas terukur," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
PolisiCakungPenodonganPembegalan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved