Breaking News:

Virus Corona

Kasus Positif Corona di Jawa Timur Capai 514, Khofifah Ungkap Ambil Langkah Lebih Konkrit dari PSBB

Apakah Surabaya akan mengikuti DKI Jakarta untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Channel YouTube Talk Show tv One
Khofifah Indar Parawansa di channel YouTube Talk Show tv One pada Kamis (16/4/2020). 

Mantan Menteri Sosial ini mengaku bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk melaksanakan PBB.

"Kami bersama dengan TNI, Polri misalnya tiga hari ini melakukan PBB (Patroli Berskala Besar)."

"Patroli Berskala Besar ini adalah untuk bisa memberikan imbauan kembali di kafe-kafe terutama yang kerumunannya masih banyak, bahkan masih ada di angka 50 an orang, ada di satu kafe," jelas Khofifah.

Corona Terus Meningkat, tapi Mengapa Masih Banyak yang Nekat? Pakar UI: Ada yang Terpaksa Tak Takut

Selain sidak, Khofifah menjelaskan bahwa penertiban itu juga dilakukan tes cepat Virus Corona.

"Lalu setelah diimbau kita juga membawa tim untuk melakukan rapid test, nah pada posisi-posisi seperti ini kewenangan tidak di Pemprov," lanjutnya,

Khofifah menegaskan bahwa orang jualan masih diizinkan namun tak boleh ada aktivitas pembeli di tempat.

"Kewenangan untuk bisa memberikan misalnya satu keputusan boleh buka warung, tapi tidak boleh ada kursi di dalamnya."

"Lalu boleh jualan nasi goreng atau apa di pinggir jalan, tapi tidak boleh ada bangku di situ, nah mereka boleh jualan tapi drive thru atau take away," ungkapnya.

"Kewenangan seperti ini tidak ada di Pemprov tapi kewenangan kota," imbuh Khofifah.

Selain itu dalam pelaksanaan PBB ini, TNI dan Polri bahkan berpatroli hingga masuk ke gang-gang kecil.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved