Breaking News:

Virus Corona

Tuduh WHO Bias Terhadap China, Donald Trump Hentikan Pendanaan di Tengah Pandemi Virus Corona

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menangguhkan pendanaannya untuk badan organisasi kesehatan dunia, World Health Organisation (WHO).

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube tvOneNews
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangguhkan pendanaannya untuk badan organisasi kesehatan dunia, World Health Organisation (WHO), Selasa (14/3/2020). 

"Kenyataannya adalah WHO gagal mendapatkan, memeriksa dan membagikan informasi secara tepat waktu dan transparan," kata Trump.

"Jika kita tidak bisa mempercayai mereka, jika ini yang akan kita terima dari WHO, negara kita akan dipaksa untuk menemukan cara lain untuk bekerja dengan negara-negara lain guna mencapai tujuan kesehatan masyarakat," sambungnya.

Trump merasa bahwa WHO telah gagal dalam menjalani tugas dasarnya, dan harus bertanggung jawab akan hal itu.

Pada hari Selasa, Trump mengeluh bahwa WHO membela tindakan pemerintah China, bahkan WHO memuji transparansi negara tersebut yang oleh Trump dianggap tidak benar.

Padahal pada Jumat (24/1/2020), Trump menyatakan dalam akun twitternya bahwa pihaknya berterima kasih pada pemerintah China atas upayanya menangani Virus Corona.

“China telah bekerja sangat keras untuk mengendalikan Virus Corona. Amerika Serikat sangat menghargai upaya dan transparansi mereka. Itu semua akan bekerja dengan baik. Khususnya, atas nama Rakyat Amerika, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Xi!" tulis Trump.

Sementara itu, pada Jumat (7/2/2020), saat WHO mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat, Trump ditanya mengenai adanya kemungkinan penyembunyian data oleh pemerintah China terkait Virus Corona yang terjadi di negaranya.

Namun Trump menyanggah dan menyatakan bahwa pemerintah China telah bekerja dengan baik.

"Tidak, China bekerja sangat keras. Dan saya pikir mereka melakukan pekerjaan yang sangat profesional. Mereka berkoordinasi dengan badan kesehatan dunia (WHO)," ujar Trump.

Bahkan pada Kamis (27/2/2020), meskipun ada banyak peringatan dari badan-badan intelijen dan penasihatnya sendiri, Trump masih meremehkan bahaya Virus Corona.

"Itu (Virus Corona) akan menghilang. Suatu hari, seperti keajaiban, itu akan hilang," katanya.

Pada akhir bulan, AS hanya melakukan sekitar 4.000 tes untuk virus corona sementara negara-negara lain telah menguji puluhan ribu orang.

Update Penyebaran Virus Corona Global

Pada Rabu (15/4/2020) pukul 15.00 WIB, sesuai dengan data worldometer.info, jumlah kasus Virus Corona di seluruh dunia bertambah menjadi 2.004.383.

Sebelumnya pada Selasa (14/4/2020), jumlah kasus Corona di seluruh dunia berada di angka 1.997.860 kasus.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaWorld Health Organization (WHO)WHODonald Trump
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved