Breaking News:

Cerita Selebiti

Ahok Cerita ke Luna Maya Pengalaman setelah Bebas dari Penjara: Dulu Saya Gak Bisa Nikmati Hari Ini

Ahok berbagi cerita kepada Luna Maya tentang dirinya yang dulu dan sekarang. Tepatnya setalah dirinya bebas dari jeratan pidana penjara.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Kanal YouTube Luna Maya
Kepada Luna Maya, Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berbagi cerita tentang work from home di tengah pandemi Virus Corona saat ini. 

TRIBUNWOW.COM - Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berbagi cerita kepada Luna Maya tentang dirinya yang dulu dan sekarang.

Tepatnya setalah dirinya bebas dari jeratan pidana yang membuatnya harus di penjara selama 1 tahun 8 bulan.

Hal itu disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta ini di kanal YouTube Luna Maya, Selasa (14/4/2020).

Kepada Luna Maya, Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berbagi cerita tentang work from home di tengah pandemi Virus Corona saat ini.
Kepada Luna Maya, Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berbagi cerita tentang work from home di tengah pandemi Virus Corona saat ini. (kanal YouTube Luna Maya)

Kepada Luna Maya, Ahok Bercerita Perasaannya Bisa Kembali Diberi Momongan: Dulu Gak Punya Kesempatan

Dilansir TribunWow.com, Luna Maya rupanya sudah kenal cukup dekat dengan sosok Ahok.

Dalam obrolan daringnya bersama Ahok, Luna bertanya mengenai beberapa hal baik soal pekerjaannya sebagai Komisaris Pertamina maupun menyinggung kehidupan pribadi Ahok secara langsung.

Pada satu momen, Luna Maya menanyakan bagaimana dan apa perbedaan Ahok yang dulu dan BTP yang sekarang.

"Pak pengen tahu apa sih bedanya pak Ahok sama bapak BTP, bedanya bapak dulu dengan sekarang?" tanya Luna.

Dari satu pertanyaan Luna Maya tersebut Ahok lalu bercerita cukup panjang tentang dirinya.

Secara blak-blakan Ahok menyampaikan bahwa dulu dirinya merupakan sosok yang tidak bisa menikmati hari ini.

Dalam arti pikirannya disibukkan untuk mengkhawatirkan hal-hal yang akan datang dan belum tentu terjadi.

Pengalaman di dalam penjara awalnya membuat Ahok stres dan tertekan.

Sosok yang biasanya berpikir dan melakukan banyak hal dengan cepat seketiga tidak bisa melakukan hal itu lagi.

"Ya setelah di kurung, kalau dulu tuh saya enggak bisa nikmatin hari ini tahu enggak," terang Ahok.

"Saya itu orangnya skip, loncat, tapi waktu saya ditahan itu enggak bisa lakukan banyak hal, mikirin banyak hal, enggak bisa lakukan dengan cepat enggak bisa kontak orang dengan cepat itu sangat stres ketekan," tambahnya.

Ditanya Luna Maya soal Work from Home, Ahok Bersyukur: Kayaknya Ini Lebih Enak daripada Mako Brimob

Bagikan Video saat Bermain dengan Bayinya, Ahok: Bersyukur Dikasih Kesempatan Lihat Yosafat Tumbuh

Dari sana, penulis buku Panggil Saya BTP ini kemudian belajar bahwa setiap hari pasti mempunyai kesulitannya sendiri.

Serta apa yang dipikirkan tentang hari depan ternyata tidak sepenuhnya terjadi dalam kehidupan.

"Nah di situ saya mulai belajar, besok punya kesusahan tersendiri, hari ini punya kesusahannya sendiri kita nikmati hari ini," tutur mantan Gubernur Jakarta ini.

"Toh yang kemarin sudah lewat toh, ke depan saya juga belajar apa yang saya khawatirkan selama ini belum tentu terjadi juga dalam hidup kita," lanjutnya.

Ahok sebelumnya sempat memberikan buku Panggil Saya BTP kepada Luna Maya.

Ia menceritakan bahwa buku tersebut adalah curahan pergumulan hati dan pikiran yang selama ini dia alamai dan atasi.

Ahok juga berharap buku tersebut dapat membantu orang yang juga mengalami apa yang juga dialaminya.

"Makanya kalau kamu sempat itu buku yang kasih itu, itu buku sebenarnya tulisan saya setiap hari untuk mengatasi stres sebenarnya," terangnya.

"Jadi itu saya harapkan memang bisa menolong orang bagaimana menghadapi pergumulan seperti yang saya alami," tambahnya.

Ia juga menyampiakan bahwa Luna Maya sebagai selebriti juga mempunyai pengalaman pergolakan hati dan pikiran yang sama dengannya.

Oleh karena itu, kini keduanya bisa menjadi lebih cerah karena telah melewati kesulitan-kesulitan hidup.

"Macam-macam, kamu pasti juga punya pengalaman lah pengalaman kita disalah pahamin, difitnah, dikhianatin, kita semua sudah mengalami."

"Kita kan orang-orang yang sudah menjadi cerah karena kita sudah bisa melewati kesulitan-kesulitan ini," tandas Ahok.

Lihat videonya dari menit ke 17:10

Ahok Bersyukur WFH jauh Lebih Baik daripada Mako Brimob

Tak bisa dipungkiri bahwa pendemi Virus Corona di Indonesia telah memaksa banyak orang, khususnya institusi untuk melakukan perkerjaan dari rumah atau daring agar tidak terjadi kontak langsung dan memutus rantai penularannya.

Tak terkecuali lembaga BUMN yang kini menjadi tempat Ahok menjabat yakni Pertamina.

Dari kanal yang sama, mulanya Luna Maya hanya menanyakan kabar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ahok merespons, bahwa dirinya cukup bersyukur dengan kondisinya.

"Gimana pak apa kabar?" tanya Luna.

"Ya bersyukur juga lah. Orang pada tanya dikurung di rumah kerja gimana, saya bilang kayaknya ini lebih enak daripada Mako Brimom sih, jadi kita pernah ngalamin yang susah," jawab Ahok.

Mendengar jawaban Ahok, Luna Maya tersenyum dan memahami hal tersebut.

Seperti sudah diketahui, Ahok sudah pernah menjalani masa pidna penjara di Mako Brimob selama 1 tahun 8 bulan.

Tak puas, Luna Maya kemudian  menanyakan bagaimana WHF yang dijalani Ahok selama pandemi Covid-19.

"Udah pernah di Mako jadi sekarang enggak terlalu pusing ya pak work from home."

"Tapi maksudnya melihat keadaan sekarang yang work from home bapak jadi sekrang kerja di rumah dong?" tanya Luna.

Ahok mengatakan bahwa dirinya juga melakukan kerja dinas secara daring.

Meskipun daring, ia juga tetap mengenakan sergam dinas seperti yang sedang ditunjukkan kepada Luna Maya.

"Iya kita kerja di rumah, ya kadang rapat pakai seragam juga nih kayak gini pakai seragam nih," ucap Ahok sambil menunjukkan seragamnya.

Lebih lanjut Ahok juga bercerita soal sistem kerja dari yang sehari-hari ia lakukan saat ini.

Ia mengatakan, istitusinya kini telah menggunakan teknologi video conference yang bahkan bisa memuat 10 ribu orang dalam sekali rapat.

"Tapi kalau kita mau bicara kita udah pakai teknologi yang lain selain ini, itu bisa sampai sepuluh ribu orang sekali bicara," tutur Ahok. (TribunWow.com/Rilo)

Tags:
AhokBasuki Tjahaja PurnamaLuna Maya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved