Puasa Ramadan 2020
5 Tradisi Unik Ramadan dari Berbagai Belahan Dunia, Indonesia hingga Palestina
Lalu, bagaimana budaya unik Ramadan dari berbagai negara di belahan dunia lainnya?
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Bulan Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tungu umat Muslim di seluruh dunia.
Selain menjadi waktu untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadan juga menjadi tempat untuk saling mendekatkan diri dengan orang-orang sekitar.
Di Indonesia, orang-orang melakukan pembersihan diri bersama-sama demi menyambut Ramadan.
• Nasihat untuk Wanita Hamil saat Puasa Ramadan, Waspadai Gejala-gejala Berikut Ini
Lalu, bagaimana budaya unik Ramadan dari berbagai negara di belahan dunia lainnya?
1. Kunafa dari Palestina
Dikutip dari Seasia.co pada Selasa (14/4/2020), setiap negara memiliki makanan penutup khusus mereka sendiri yang biasanya dimakan selama bulan Ramadhan.
Namun, mungkin tidak ada yang setenar Kunafa, makanan jalanan Palestina berupa adonan keju panas lembut dan semolina, disiram sirup.
Selain itu juga ditambah dengan pistachio yang dihancurkan dan pewarna makanan untuk mengubah makanan penutup tersebut menjadi oranye terang, seringkali sampai menjadi neon.
2. Fanoos dari Mesir
Lentera yang dikenal sebagai "Fanoos" dalam bahasa Arab telah menjadi simbol Ramadhan di Timur Tengah.
Biasanya terbuat dari logam dan kaca berwarna, lentera dekoratif digantung di mana-mana dari rumah dan mal ke jalan-jalan dan tenda Ramadhan selama bulan suci.
Kairo dianggap sebagai tempat kelahiran para fanoos.
Fanoos memiliki tempat khusus di hati orang-orang Mesir.
• Ini Bacaan Niat Salat Tarawih dan Salat Witir selama Bulan Ramadan, Yuk Perbanyak Amal Ibadah
3. Padusan dari Jawa Indonesia
Tradisi Jawa sebelum memasuki Ramadan adalah padusan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tetap-sehat-seusai-bulan-ramadan-berakhir.jpg)