Breaking News:

Virus Corona

Panitia Sajadah Fajar Enggan Buka Data meski 2 Jemaah Meninggal, Dinkes Kalbar: Kita Lapor Polisi

Dua orang jemaah Sajadah Fajar meninggal dunia, satu di antaranya positif Virus Corona.

Editor: Lailatun Niqmah
IRNA
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNWOW.COM - Dua orang jemaah Sajadah Fajar meninggal dunia, satu di antaranya positif Virus Corona.

Meski demikian, panitia acara yang digelar pada Minggu (1/3/2020) di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat itu enggan membuka data para jemaah yang ikut.

Dikutip dari Kompas.com, peserta yang meninggal dunia karena Covid-19 merupakan jemaah wanita berusia 68 tahun.

Sementara atu jemaah lainnya, perempuan 68 tahun, jenazahnya ditemukan di rumahnya, Minggu (6/4/2020).

Anies Benarkan Ada Lonjakan Kematian Misterius di Jakarta pada Maret: Diminta Bawa Peti

Dia diduga meninggal dunia sejak dua hari yang lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengaku, pihaknya kesulitan melakukan tracing siapa saja jemaah yang ikut dalam kegiatan tersebut, lantaran ketua panitianya enggan memberikan data lengkap.

“Ini jadi masalah tersendiri. Kalau memang mereka ada yang tertular maka mereka akan menularkan kepada orang lain," kata Harisson kepada wartawan, Minggu malam.

Jika tak juga menyerahkan daftar nama, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melaporkan hal ini ke kepolisian.

"Jika ketuanya masih tidak mau menyerahkan data jemaah, kita akan laporkan ke polisi," ucap Harisson.

Harisson juga meminta kepada seluruh jemaah Sajadah Fajar yang digelar di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, untuk segera melapor ke Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten dan kota.

"Jika melapor, akan kami lakukan rapid test. Jangan takut melapor," ujar Harisson.

Sebelumnya, seorang perempuan berusia 68 tahun ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Johar, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (6/4/2020) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menerangkan, perempuan tersebut tinggal sendiri dan diduga telah meninggal sejak dua hari yang lalu.

"Dia tinggal sendiri karena anaknya di Jakarta," kata Harisson kepada wartawan, Senin malam.

Harisson menerangkan, berdasarkan keterangan adiknya, perempuan yang ditemukan tewas tersebut memiliki riwayat mengikuti Sajadah Fajar di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaKalimantan BaratKapuas HuluPositif Virus Corona di Indonesia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved