Breaking News:

Virus Corona

Tak Kuasa Larang Pemudik, Bupati Wonogiri Berpesan pada Warganya yang Masih di Perantauan

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengaku tidak kuasa melarang warganya untuk tidak mudik. Dirinya hanya berpesan kepada warganya yang masih di perantauan.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube/Talk Show tvOne
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengaku tidak kuasa melarang warganya untuk tidak mudik di tengah wabah Virus Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengaku tidak kuasa melarang warganya untuk tidak mudik.

Dilansir TribunWow.com, Joko Sutopo tentunya merasa paham apa yang dirasakan oleh para perantau yang ingin pulang ke kampung halamannya.

Dalam tayangan Youtube Talk Show tvOne, Sabtu (4/4/2020), Joko Sutopo mengatakan sudah ada sekitar 31 ribu pemudik yang telah tiba di Wonogiri.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengomentari terkait imbauan pemerintah untuk melarang mudik demi menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19), YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (28/3/2020)
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengomentari terkait imbauan pemerintah untuk melarang mudik demi menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19), YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (28/3/2020) (youtube Talk Show tvOne)

Media Vietnam Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona setelah Sebelumnya 22 Hari Terus Bertambah

Dirinya menambahkan sudah ada penurunan jumlah pemudik pada empat hari terakhir.

"Per tanggal 4 sudah di angka 31 ribu, tapi di empat hari terakhir ada penurunan yang signifikan," ujar Joko Sutopo.

Meski begitu, menurutnya, dirinya dan pemerintah tidak mempunyai hak untuk melarang para pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya yang ingin bertemu dengan keluarganya.

Joko Sutopo mengaku hanya bisa memberikan imbauan dan juga pesan, baik para pemudik yang sudah tiba di Wonogiri maupun yang masih berada di perantauan.

"Kami tentu tidak akan mungkin melarang, karena itu warga masyarakat kami," ungkapnya.

Selain itu, dari pemerintah juga hanya bisa melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona.

Mulai dari melakukan pengecekan kepada para pemudik, meminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dan menyediakan fasilitas kesehatan untuk penanganan kasus Covid-19.

"Maka yang bisa kami lakukan adalah upaya antisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," kata Joko Sutopo.

"Termasuk persiapan kami di RSUD lini dua kami, segala sesuatu sudah kami persiapkan seoptimal mungkin, penyediaan dari ruang isolasi dari 23 kita tambah 10, sekarang total ada 33 ruang isolasi yang dipersiapkan," imbuhnya.

Banyak Kritik untuk Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Luhut: Jangan Digunakan Berpolitik

Sementara itu, Joko Sutopo berpesan kepada warganya yang masih di perantaun untuk mempertimbangkan kembali niatnya untuk mudik di tengah pandemi Virus Corona.

Dirinya mengingatkan kepada para pemudik bahwa mereka mempunyai risiko tinggi untuk menyebarkan Virus Corona, baik kepada keluarga maupun masyarakat lain.

"Himbauan dari kami kepada masarayat kami yang saat sekarang masih diperantauan, prinsip dasarnya mohon ada pertimbangan-pertimbangan untuk memutuskan mudik atau tidak mudik," ungkapnya.

Halaman 1/2
Tags:
Virus CoronaWonogiriMudikJoko Sutopo (Jekek)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved