Virus Corona
Dampak Wabah Corona di Indonesia: 1.000 Hotel Lebih Tutup, Karyawan Cuti Tanpa Gaji, hingga PHK
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) telah mencatat lebih dari 1.000 hotel di indonesia terkena imbas pandemi corona.
Editor: Ananda Putri Octaviani
Benk mengungkapkan, yang terkena imbas pertama adalah para tenaga harian.
Seperti roomboy, waiter, cook helper, hingga petugas keamanan.
"Tenaga harian ini kan dipekerjakan saat hotel ramai saja," ujarnya.
Namun, saat ini karyawan tetap pun sudah terdampak.
"Ada yang sehari masuk sehari libur, tergantung kebijakan hotel," ujarnya.
Sudah Lakukan Penghematan
Benk mengungkapkan, hotel sudah melakukan berbagai macam cara untuk melakukan penghematan.
"Hotel-hotel sudah juara lah kalau disuruh menghemat," ungkapnya.
Menurutnya, manajemen harus melakukan komunikasi dengan karyawan untuk mengambil sikap.
"Tidak bisa tidak harus diskusi sama karyawan, agar bisa menyikapi secara bijaksana," ujarnya.
Benk mengakui sudah banyak hotel yang menerapkan cuti tanpa gaji pada karyawannya.
"Bukan hanya karyawan bawah, cuti tanpa gaji juga berlaku untuk karyawan atas, tidak di-PHK, tapi diistirahatkan dulu," ungkapnya.
Benk menilai, banyak hotel yang mengandalkan operasional bulan Maret dari hasil bulan Januari dan Februari.
"Tapi kalau April masih kaya gini, kukutnya makin banyak lagi," ungkapnya.
Benk mengakui banyak manajer-manajer hotel yang harus ikhlas untuk ditunda pembayaran gajinya.
"Manajer-manajer juga harus dikasih pengertian, masuk tapi digaji kapan-kapan. Kalau karyawan kan gak bisa," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-wabah-virus-corona-atau-covid-19.jpg)