Virus Corona
Wabah Virus Corona di Italia Belum Mereda, Padahal Sudah Lewat Prediksi Puncak, Begini Kata Pakar
Seorang profesor dari Universitas Genoa, Giorgio Sestili memperingatkan bahwa mencapai puncak wabah bukan berarti kondisinya sudah selesai.
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Tidak mungkin membuat prediksi karena epidemi itu muncul seperti bintik-bintik pada macan tutul di beberapa tempat dan tidak sekaligus," kata Rezza kepada radio Italia.
• Tingkat Kematian di Indonesia akibat Corona Kedua Tertinggi di Bawah Italia, Fatality Rate 2x Dunia
Dia mengatakan yang terburuk telah berakhir di Provinsi Lodi, tempat virus pertama kali muncul di Tenggara Milan, sementara di Brescia dan Bergamo di Timur Milan situasinya semakin memburuk.
Pierluigi Lopalco, seorang ahli epidemiologi di Universitas Pisa mengatakan bahwa seluruh warga harus saling berhati-hati. "Model prediksi untuk Virus Corona seperti prakiraan cuaca," kata Lopalco di Twitter.
"Mereka bagus selama 24 jam, mereka baik-baik saja selama 48 jam ke depan, tetapi mereka tidak lagi dapat diandalkan untuk 72 jam berikutnya." Pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil