Breaking News:

Virus Corona

Dengar Masukan Bupati Garut soal Pembatasan Sosial, Ali Ngabalin Ngangguk-angguk: Nggih-nggih, Benar

Ali Mochtar Ngabalin mengangguk-angguk mendengar masuk dari Bupati Garut, Rudy Gunawan terkait Pembatasan Sosial berskala besar.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
Youtube/Talk Show tvOne
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin (kiri) dan Bupati Garut, Rudy Gunawan (kanan) 

"Tetapi persoalannya adalah kami ini masih punya puluhan ribu orang yang mau menuju garut, kami melakukan penyekatan-penyekatan secara teliti, mereka yang mau ke garut menuju keluarganya, kami jamin mereka dalam keadaan sehat, sehingga dia tidak membahayakan keluarganya dan tidak membuat resah di kampungnya," ungkap Rudy Gunawan.

"Ada satu yang mungkin bisa diperhatikan Pak Ngabalin, kami ini minta kepastian, misalnya banyak orang Garut yang bekerja di Jakarta, mereka ditahan supaya tidak pulang," pintanya.

"Kami di sini di Kabupaten Garut memberikan jaminan kepada keluarganya yang ada di Garut, karena mereka yang kerja di Jakarta adalah pekerja informal yang penghasilannya pas-pasan, tukang cukur, tang sol dll," tegasnya.

Bupati berusia 55 tahun itu menjelaskan sudah menyiapkan semua anggaran untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang ditinggal merantau di Jakarta.

Jokowi Blak-blakan, Ungkap Alasan Tak Mau Berlakukan Lockdown: Itu yang Paling Penting

Menurutnya, Pemerintah Daerah juga sudah mengubah alokasi anggaran sebelumnya untuk dialihkan untuk penanganan kasus Virus Corona.

Dan belum lagi ditambah dengan APBD yang memang sudah peruntukan untuk hal tersebut.

"Kami memberikan jaminan untuk itu, kami ini punya dana infrastruktur Rp 10 juta per RW, kurang lebih Rp 42 milyar," katanya.

"Kami dengan persetujuan DPRD sudah mengubah peraturan Bupatinya, supaya bisa diberikan untuk jaminan kepada keluarga yang ada di Garut, supaya suaminya atau kakaknya atau anaknya itu tinggal di kota."

"Biar anak-anak atau istrinya dijamin oleh RW melalui dana itu, dan kami pun APBD menyiapkan dana untuk 15 ribu orang."

Lebih lanjut, Rudy Gunawan hanya menginginkan untuk mencegah para pemudik dari Jabodetabek yang pulang ke kampung halamannya di Garut.

Hal itu tentu bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut.

"Prinsipnya kami ini prefentifnya yaitu mencegah orang-orang dari kota, dari Jabodetabek untuk pulang ke Garut sebagaimana anjuran Bapak Presiden Joko Widodo," pungkasnya.

Mendengar masukan dan penjelasan dari Bupati Garut, Ali Ngabalin pun tampak sependapat.

Dirinya terlihat menganggung-angguk kepala dan mengaku pernyataan Bupati Garut tersebut benar adanya,

"Inggih, inggih (iya, iya -red), benar, benar, benar," jelas Ali Ngabalin.

Simak videonya mulai menit ke-13.48:

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Virus CoronaAli NgabalinJoko Widodo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved