Virus Corona
Cekcok dengan Jubir Presiden soal Kebijakan Atasi Corona, Haris Azhar: Waktu Bicara Saya Donasiin
Perdebatan terjadi antara Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar, dengan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
Berusaha membela diri, Fadjroel menyebut Haris mengatakan kesimpulan dari data yang keliru.
"Anda membuat kesimpulan dari data yang keliru," sahut Fadjroel.
Geram ucapannya terus disela, Haris lantas menyindir dengan menyatakan akan mendonasikan waktu bagi Fadjroel untuk memberikan penjelasan.
"Bentar dulu, kalau Anda kurang waktu untuk bicara saya donasiin buat Anda. Anda, negara kan lagi butuh donasi," ucap Haris.
"Iya, kasih ke saya," jawab Fadjroel.
Menurut Fadjroel, Haris menyampaikan informasi dari data yang keliru.
Karena itu, ia justru merasa iba pada aktivis HAM tersebut.
"Anda ini pura-pura tapi data Anda enggak karuan lalu Anda ambil kesimpulan, kasihan sekali," kata Fadjroel.
• WHO Imbau Masyarakat untuk Tak Pakai Masker, Sebut Belum Ada Bukti Bisa Cegah Virus Corona
Simak video berikut ini menit ke-15.56:
Nasib Warga Kelas Bawah
Pada kesempatan itu, sebelumnya aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar mengungkapkan kondisi masyarakat kalangan bawah setelah Virus Corona masuk di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, Haris Azhar menyebut banyak warga yang terpaksa tetap bekerja di tengah wabah Virus Corona.
Ia menjelaskan, warga terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup meskipun sebanarnya takut tertular Virus Corona.
• Alumnus Matematika UI Prediksikan Kapan Waktu Pandemi Corona Berakhir di Indonesia, di Akhir Mei
"Pertama, kalau saya mau bilang sama ngelihat tadi bapak-bapak asongan itu sebetulnya ada semacam fakta yang tidak terbahasakan kira-kira," ucap Haris.
Haris bahkan memberi istilah untuk menggambarkan perjuangan masyarakat kelas bawah yang tetap bekerja meski dilanda Virus Corona.
"Kerja mati, enggak kerja mati," ujar Haris Azhar.